Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Investasi Saham vs Reksa Dana, Berikut 5 Perbedaan Utamanya

Kompas.com - 27/05/2019, 11:11 WIB
Yoga Sukmana,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Berminat berinvestasi saham atau renda dana? Tetapi masih bingung dengan keduanya?

Tenang, berikut 5 perbedaan investasi saham dengan renda dana seperti dikutip dari Etnownews.com:

1. Investasi

Dalam investasi langsung ke pasar saham, uang diinvestasikan dalam masing-masing saham. Sementara reksa dana, uang akan diinvestasikan atau ditempatkan keberbagai instrumen investasi pasar.

2. Manajemen

Investasi langsung ke dalam saham biasanya dikelola oleh investor langsung atau manajer keuangan yang profesional. Sementara reksa dana dikelola oleh manajer reksa dana.

Baca juga: IHSG Terpuruk, Ini Masukan Bagi Para Investor Reksa Dana

3. Risiko

Investasi langsung ke dalam saham relatif lebih berisiko dibandingkan dengan investasi dalam unit reksa dana. Sebab investorlah yang mengelolanya sendiri.

Sementara risiko reksa dana lebih tersebar sesuai dengan instrumen investasi yang dipilih dan dikelola oleh manager reksa dana.

4. Kepemilikan

Dalam investasi saham langsung, seseorang menjadi pemilik proporsional dalam perusahaan. Sedangkan investor reksa dana tidak.

Investor saham mendapatkan surat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perusahaan dan berhak untuk memberikan suara mereka untuk sebagian besar keputusan, sementara, investor reksa dana tidak diundang untuk memilih sehubungan dengan perubahan dalam investasi.

5. Volatilitas

Dengan adanya risiko pasar, investasi saham langsung lebih berisiko daripada dibandingkan dengan skema reksa dana.

Selama waktu penjualan, sebuah saham dapat mengikis sejumlah besar kekayaan. Sementara dalam durasi serupa yang sebanding, pengurangan nilai aset bersih reksa dana relatif lebih kecil.

Baca juga: Kini Buka Rekening Efek untuk Investasi Saham Cuma Butuh 30 Menit

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Limit Transfer BCA ke Sesama Rekening BCA dan Bank Lain Tahun 2024

Limit Transfer BCA ke Sesama Rekening BCA dan Bank Lain Tahun 2024

Spend Smart
Cara Beli Tiket Kapal Feri secara Online lewat Aplikasi dan Website

Cara Beli Tiket Kapal Feri secara Online lewat Aplikasi dan Website

Spend Smart
Info Tarif Parkir Inap dan Harian di Bandara Soekarno-Hatta Terbaru

Info Tarif Parkir Inap dan Harian di Bandara Soekarno-Hatta Terbaru

Spend Smart
Cara Mudah Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pakai GoPay

Cara Mudah Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pakai GoPay

Spend Smart
3,1 Juta Tiket Kereta Api Terjual pada Masa Angkutan Lebaran 2024, Ini Rute Favorit

3,1 Juta Tiket Kereta Api Terjual pada Masa Angkutan Lebaran 2024, Ini Rute Favorit

Whats New
3 Jalur Alternatif Arus Balik Lebaran di Jawa Barat

3 Jalur Alternatif Arus Balik Lebaran di Jawa Barat

Whats New
Menhub Targetkan Pembangunan Jalur Kereta Simpang Joglo Selesai September 2024

Menhub Targetkan Pembangunan Jalur Kereta Simpang Joglo Selesai September 2024

Whats New
Mata Uang Indonesia Diatur Secara Resmi oleh Pemerintah dalam Aturan?

Mata Uang Indonesia Diatur Secara Resmi oleh Pemerintah dalam Aturan?

Whats New
Cara Isi Saldo e-Toll BCA, BRI, BNI, dan Mandiri lewat HP

Cara Isi Saldo e-Toll BCA, BRI, BNI, dan Mandiri lewat HP

Spend Smart
Apa Mata Uang Singapura dan Berapa Nilai Tukarnya ke Rupiah?

Apa Mata Uang Singapura dan Berapa Nilai Tukarnya ke Rupiah?

Whats New
Jasa Marga Catat 471.000 Kendaraan Kembali ke Jabotabek pada Hari Puncak dan H+1 Lebaran

Jasa Marga Catat 471.000 Kendaraan Kembali ke Jabotabek pada Hari Puncak dan H+1 Lebaran

Whats New
Mengenal Mata Uang Myanmar dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Mengenal Mata Uang Myanmar dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Whats New
Jasa Marga Catatkan 16.000 Kendaraan Alami Saldo E-Toll Kurang Saat Arus Mudik

Jasa Marga Catatkan 16.000 Kendaraan Alami Saldo E-Toll Kurang Saat Arus Mudik

Whats New
H2+2 Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta Catat Sebanyak 46.000 Lebih Penumpang Tiba di Jakarta

H2+2 Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta Catat Sebanyak 46.000 Lebih Penumpang Tiba di Jakarta

Whats New
Ketentuan dan Cara Refund-Reschedule Tiket Damri

Ketentuan dan Cara Refund-Reschedule Tiket Damri

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com