Mendag: Sampai Lebaran, Harga Bahan Pokok Terkendali

Kompas.com - 27/05/2019, 13:57 WIB
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kiri) didampingi Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi (kanan) saat mengunjungi pasar tradisional di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (9/4/2019) KOMPAS.com/BUDIYANTOMenteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kiri) didampingi Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi (kanan) saat mengunjungi pasar tradisional di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (9/4/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan, pihaknya telah melakukan pemantauan di lapangan terkait ketersedian dan harga bahan pokok di seluruh Indonesia.

Berdasarkan pemantauan tersebut, ketersediaan dan harga bahan pokok terkendali selama Ramadhan hingga Lebaran 2019.

"Insya Allah sampai dengan lebaran ini ketersediaan bahan pokok dan harga terkendali, inflasi terkendali," ujar Enggar di Jakarta, Senin (27/5/2019).

Enggar berharap tren positif tersebut bisa berlanjut di bulan depan. Bahkan, dia berharap di bulan depan dapat terjadi deflasi.

Baca juga: Jelang Lebaran, Tak Ada Lonjakan Harga 10 Bahan Pokok

"Deflasi (terjadi) bukan karena masyarakat tidak mampu meningkatkan pembelian, tapi karena supply dan demand terjadi keseimbangan yaitu harga terkendali," kata Enggar.

Untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, lanjut Enggar, dia telah memerintahkan pejabat Kemendag untuk turun langsung ke pasar-pasar di seluruh Indonesia.

"Sampai hari ini dari 34 provinsi kita sudah pantau langsung, eselon I sudah turun melihat (memantau) dan koordinasi dengan kepala dinas dan turun langsung ke pasar, alhamdulilalh semua aman," ucap dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X