Konsumsi BBM di Tol Meningkat 40 Persen saat Musim Mudik Lebaran 2019

Kompas.com - 28/05/2019, 04:11 WIB
Ilustrasi SPBU KOMPAS/PRIYOMBODOIlustrasi SPBU

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) memprediksi konsumsi bahan bakar minyak ( BBM) di jalan tol akan meningkat hingga 40 persen di Lebaran 2019 ini. Hal tersebut menyusul telah beroperasinya Tol Trans Jawa dan Trans Sumatera.

“Khusus di tol naik-nya bisa sekitar 30 sampai 40 persen, khususnya di Jateng, jika dibandingkan tahun lalu,” ujar Direktur Pemasaran Retail Pertamina Mas'ud Khamid di Jakarta, Senin (27/5/2019).

Sementara itu, lanjut Mas’ud, untuk konsumsi BBM nasional di Lebaran tahun ini diprediksi naik sekitar 15 persen. Angka ini masih di bawah prediksi kenaikan konsumsi BBM di jalan tol.

Baca juga: Pertamina Siap Pasok Kebutuhan BBM selama Masa Mudik dan Arus Balik

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pertamina telah menyiagakan SPBU permanen dan sementara di rest area jalan tol.

“Pertamina siapkan 99 SPBU baik permanen maupun sementara. Kapasitas SPBU itu kurang lebih 2.000 nozzle, itu setiap jam pengisian 5 menit akan ada 2.000 mobil, hampir 576.000 mobil dalam 24 jam,” kata Mas’ud.

Mas’ud menjelaskan, lonjakan konsumsi BBM di ruas tol dikarenakan masyarakat ingin mencoba jalan tol baru yang dibangun pemerintah.

Baca juga: Konsumsi BBM saat Ramadhan dan Idul Fitri Diprediksi Naik 15,78 Persen

“(Pemudik) ingin menikmati pemandangan, foto-foto sambil rekreasi sehingga yang nggak berminat mudik pun akan menjadi berminat, dan prediksi teman-teman Jasa Marga jumlah pengguna tol Trans Jawa 1,3-1,4 juta dalam 5 hari jelang Lebaran," ucap dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X