Kompas.com - 29/05/2019, 06:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Perbankan terus menggenjot penyaluran kredit kepemilikan rumah (KPR) dengan tetap menjaga suku bunga secara bersaing. Selain masih akan mempertahankan stabil suku bunga, bank juga masih akan terus menggelontorkan program-program promo dengan tawaran bunga lebih menarik.

Lalu, bank apa yang menawarkan bunga KPR paling murah?

PT Bank tabungan Negara (Persero) Tbk (KOMPAS100: BBTN) sebagai bank penyalur KPR terbesar di Indonesia tidak memiliki rencana untuk menaikkan tingkat bunga. Apalagi, bank ini juga ingin mengejar pertumbuhan penyaluran KPR sekitar 15 persen tahun ini.

Budi Satria, Direktur Konsumer BTN mengatakan, perseroan menawarkan bunga KPR terendah 8,5 persen fix satu tahun. Namun, itu merupakan rate promo, sedangkan rate KPR yang ditawarkan bank pelat merah ini ada di kisaran 10 persen.

Baca juga: Mau Beli Rumah? Ini Bedanya KPR Konvensional dan Syariah

"Kami belum ada rencana untuk menaikkan bunga KPR. Kalau ada perubahan suku bunga acuan BI juga masih akan kita lihat perkembangannya tidak otomatis naik," jelas Budi pada Kontan.co.id, Senin (27/5/2019).

Budi meyakini penyaluran KPR akan bergerak lebih kencang usai pemilu. Pembeli untuk harga rumah di atas Rp 500 juta ke atas akan tumbuh.

Sementara di kuartal I 2019, KPR BTN masih didominasi oleh subsidi yang tumbuh sangat kencang.

Adapun PT Bank Central Asia Tbk (KOMPAS100: BBCA) menawarkan promo suku bunga KPR mulai dari 5,6 persen sejak Februari 2019 hingga akhir Mei. Namun untuk konter, bank ini menawarkan rate bervariasi mulai dari fix 8,75 persen satu tahun, 8,75 persen fix dua tahun, 8,5 persen fix tiga tahun dan 9 persen fix lima tahun.

"Untuk bunga promo akan berlaku sampai akhir bulan ini. Perubahan suku bunga ke depan akan melihat perkembangan yang ada. Kita lihat ke depan saja." ujar Jan Hendra, Sekretaris Perusahaan BCA.

Baca juga: Adu Promo KPR, Mana yang Paling Murah?

Adapun Lani Darmawan, Direktur Konsumer Bank CIMB Niaga memperkirakan bunga kredit konsumer termasuk KPR akan stabil tahun ini sejauh tidak ada lagi kenaikan bunga acuan dari BI.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pastikan Daging Kerbau Impor Bebas PMK, Bulog Kirim Tim ke India

Pastikan Daging Kerbau Impor Bebas PMK, Bulog Kirim Tim ke India

Whats New
Komisi VI DPR Dukung BNI dan Jamkrindo Fasilitasi Petani Bogor Ekspor Tanaman ke Belanda

Komisi VI DPR Dukung BNI dan Jamkrindo Fasilitasi Petani Bogor Ekspor Tanaman ke Belanda

Whats New
Ini Daftar 12 Outlet Holywings di Jakarta yang Izin Usahanya Dicabut

Ini Daftar 12 Outlet Holywings di Jakarta yang Izin Usahanya Dicabut

Whats New
Garuda Diminta Fokus Layani Penerbangan Domestik, Erick Thohir: Ngapain Kita Bisnis Gaya-gayaan...

Garuda Diminta Fokus Layani Penerbangan Domestik, Erick Thohir: Ngapain Kita Bisnis Gaya-gayaan...

Whats New
Dari Pelonggaran PPKM hingga Peningkatan Permintaan GrabCar, Ekonomi Mulai Pulih?

Dari Pelonggaran PPKM hingga Peningkatan Permintaan GrabCar, Ekonomi Mulai Pulih?

Work Smart
3 Persen Kreditur Garuda Tak Setujui Restrukturisasi, Erick Thohir: Mungkin Akan Tertinggal Pembayarannya

3 Persen Kreditur Garuda Tak Setujui Restrukturisasi, Erick Thohir: Mungkin Akan Tertinggal Pembayarannya

Whats New
Tetap Ingin Berkurban Meski Ada Wabah PMK? Simak Aturannya

Tetap Ingin Berkurban Meski Ada Wabah PMK? Simak Aturannya

Whats New
Menperin Ajak Perusahaan Asal Prefektur Aichi Investasi di Indonesia

Menperin Ajak Perusahaan Asal Prefektur Aichi Investasi di Indonesia

Rilis
Rincian Biaya Admin BRI Tabungan BritAma hingga Simpedes

Rincian Biaya Admin BRI Tabungan BritAma hingga Simpedes

Spend Smart
Perkuat Sistem Perpajakan, Indonesia Dapat Pinjaman Rp 11 Triliun dari Bank Dunia

Perkuat Sistem Perpajakan, Indonesia Dapat Pinjaman Rp 11 Triliun dari Bank Dunia

Whats New
Menang PKPU, Erick Thohir Pastikan Garuda Indonesia Disuntik PMN Rp 7,5 Triliun

Menang PKPU, Erick Thohir Pastikan Garuda Indonesia Disuntik PMN Rp 7,5 Triliun

Whats New
Iming-iming Mendag Zulhas ke Produsen Migor: Ada Kompensasi Ekspor CPO, Asalkan...

Iming-iming Mendag Zulhas ke Produsen Migor: Ada Kompensasi Ekspor CPO, Asalkan...

Whats New
Partai Buruh Ajukan Judicial Review Revisi UU PPP ke Mahkamah Konstitusi

Partai Buruh Ajukan Judicial Review Revisi UU PPP ke Mahkamah Konstitusi

Whats New
Angkat Cinta Laura Jadi Komisaris, Perusahaan Ini Ganti Fokus Bisnis ke EBT

Angkat Cinta Laura Jadi Komisaris, Perusahaan Ini Ganti Fokus Bisnis ke EBT

Whats New
Kejagung Titipkan Lahan Sitaan dari PT Duta Palma Grup ke PTPN V

Kejagung Titipkan Lahan Sitaan dari PT Duta Palma Grup ke PTPN V

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.