Kompas.com - 29/05/2019, 12:05 WIB
Ilustrasi rumah Kementerian PUPRIlustrasi rumah

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabar gembira datang jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Pemerintah memutuskan untuk memberikan fasiltas baru perpajakan kepada masyarakat.

Fasilitas tersebut berupa pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk rumah sederhana dan sangat sederhana.

Kebijakan ini diharapkan bisa mendukung program tersedianya perumahan yang terjangkau oleh masyarakat lapisan bawah.

Baca juga: Kado Lebaran, Rumah Mulai Rp 140 Jutaan Dibebaskan PPN

Ketentuan lengkapnya tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 82/PMK.010/2019 yang ditandatangi Sri Mulyani pada 20 Mei 2019.

"Ini soal pembebasan PPN rumah sederhana," ujar Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (28/5/2019).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Batasan harga jual

Berdasarkan aturan baru itu, rumah yang dibebaskan PPN dibagi ke dalam 5 zona. Setiap zona memilki batasan harga jual masing-masing untuk mendapatkan fasilitas bebas PPN.

Berikut 5 zona tersebut.

  1. Jawa (kecuali Jabodetabek) dan Sumatera (kecuali Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai), nilai jual rumah yang dibebaskan PNN yakni Rp 140 juta pada 2019 dan Rp 150,5 juga pada 2020.
  2. Kalimantan (kecuali Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Mahakam Ulu), nilai jual rumah yang dibebaskan PPN yakni Rp 153 juta pada 2019 dan Rp 164,5 juta pada 2020.
  3. Sulawesi, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai, dan Kepulauan Riau (kecuali Kepulauan Anambas), rumah yang dibebaskan PPN Rp 146 juta pada 2019 dan Rp 156,6 juta pada 2020.
  4. Maluku, Maluku Utara, Bali dan Nusa Tenggara, Jabotabek, dan Kepulauan Anambas, Kabupaten Murung Raya, Kabupaten Mahakam Ulu, rumah yang dibebaskan PPN Rp 158 juta pada 2019 dan Rp 168 juta pada 2020.
  5. Papua dan Papua Barat, rumah yang dibebaskan PPN Rp 212 juta pada 2019 dan Rp 219 juta para 2020.

Baca juga: Asyik, Rumah Pekerja hingga Asrama Pelajar Dibebaskan PPN...

Adapun ketentuan lengkapnya adalah sebagai berikut.

  1. Luas bangunan tidak melebihi 36 meter persegi.
  2. Harga jual tidak melebihi batasan harga jual, dengan ketentuan bahwa batasan harga jual didasarkan pada kombinasi zona dan tahun yang berkesesuaian sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.
  3. Merupakan rumah pertama yang dimiliki oleh orang pribadi yang termasuk dalam kelompok masyarakat berpenghasilan rendah, digunakan sendiri sebagai tempat tinggal, dan tidak dipindahtangankan dalam jangka waktu 4 tahun sejak dimiliki.
  4. Luas tanah tidak kurang dari 60 meter persegi.
  5. Perolehannya secara tunai ataupun dibiayai melalui fasilitas kredit bersubsidi maupun tidak bersubsidi, atau melalui pembiayaan berdasarkan prinsip syariah.

Baca juga: Bank Mana yang Tawarkan Bunga KPR Paling Murah?


Bangunan lain

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Anak Cucu BUMN Terlalu 'Gemuk' dan Jadi Benalu...

Saat Anak Cucu BUMN Terlalu "Gemuk" dan Jadi Benalu...

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Bank Neo Luncurkan Kampanye Neoliuner, Dorong Fleksibilitas Masyarakat Bertransaksi di Bank

Bank Neo Luncurkan Kampanye Neoliuner, Dorong Fleksibilitas Masyarakat Bertransaksi di Bank

Rilis
Komoditas Ekspor Indonesia dari Hasil Pertanian dan Industri

Komoditas Ekspor Indonesia dari Hasil Pertanian dan Industri

Whats New
Sambut Hari Disabilitas Internasional, Shopee Buat Pelatihan Bisnis Digital Shopee bagi Teman Tuli

Sambut Hari Disabilitas Internasional, Shopee Buat Pelatihan Bisnis Digital Shopee bagi Teman Tuli

Work Smart
Kredivo Prediksi Makin Banyak Orang Pakai Paylater Untuk Belanja Barang Mahal Tahun Depan

Kredivo Prediksi Makin Banyak Orang Pakai Paylater Untuk Belanja Barang Mahal Tahun Depan

Whats New
Inovasi dan Adopsi Teknologi Jadi Kunci Ekspansi Pertumbuhan Sektor Jasa

Inovasi dan Adopsi Teknologi Jadi Kunci Ekspansi Pertumbuhan Sektor Jasa

Rilis
IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Mengawali Debut di Nasdaq, Saham Grab Ditutup Melemah

Mengawali Debut di Nasdaq, Saham Grab Ditutup Melemah

Whats New
[POPULER MONEY] Uang yang Didapat Messi dari Ballon d'Or | China Minta Indonesia Setop Pengeboran di Natuna Utara

[POPULER MONEY] Uang yang Didapat Messi dari Ballon d'Or | China Minta Indonesia Setop Pengeboran di Natuna Utara

Whats New
Soroti Aset Kripto, Bos OJK: Hampir Tidak Punya Fundamental

Soroti Aset Kripto, Bos OJK: Hampir Tidak Punya Fundamental

Whats New
Sempat Tutup 3 Bulan, Ini Cerita Pengusaha Resto di Bali Bertahan di Tengah Pandemi

Sempat Tutup 3 Bulan, Ini Cerita Pengusaha Resto di Bali Bertahan di Tengah Pandemi

Whats New
Cerita Tuyuloveme, Seniman Mural Indonesia yang 'Coretannya' Eksis di Australia Hingga Rusia

Cerita Tuyuloveme, Seniman Mural Indonesia yang "Coretannya" Eksis di Australia Hingga Rusia

Rilis
Mengejar Target Pertumbuhan Ekonomi 2021

Mengejar Target Pertumbuhan Ekonomi 2021

Whats New
Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia di Penghujung 2021

Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia di Penghujung 2021

Smartpreneur
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.