Ini Bahaya Menukar Uang di Tempat Tak Resmi

Kompas.com - 29/05/2019, 22:06 WIB
Lokasi penukaran uang yang dibuka Bank Indonesia di KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Rabu (27/5/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMALokasi penukaran uang yang dibuka Bank Indonesia di KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Rabu (27/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi mengimbau masyarakat tak menukarkan uang di lokasi yang tak resmi. Sebab, menukarkan uang di lokasi tak resmi sangat beresiko.

“Jangan menukar di tempat yang tak resmi, karena kita khawatir kualitasnya, bagaimana uang itu asli serta jumlahnya cukup dan pas. Terpapar risiko kalau bukan di di tempat-tempat resmi,” ujar Rosmaya di rest area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Rabu (29/5/2019).

Rosmaya meminta masyarakat menukarkan uangnya di tempat-tempat resmi yang disediakan BI atau perbankan lainnya. Sebab, di lokasi tersebut sudah terjamin keamanan dan keaslian uangnya.

“Kita imbau kepada masyarakat selalu menukar di tempat penukaran resmi, di titik yang sudah ditentukan Bank Indonesia dan perbankan. Tahun ini 2.941 titik, jangan nukar di luar itu," kata wanita yang akrab disapa Maya itu.

Baca juga: Usai Aksi 22 Mei, Penukaran Uang Baru di Monas Kembali Beroperasi

Jumlah lokasi penukaran uang yang dibuka oleh BI tahun ini meningkat ketimbang tahun lalu. Tahun ini, ada 2.941 titik penukaran uang yang dibuka BI, sedangkan tahun lalu hanya ada 1.776 titik.

Dari 2.941 titik tersebut, diantaranya tersebar di 15 rest area Tol Trans Jawa. Selain loket penukaran uang, di posko tersebut juga tersedia tempat peristirahatan dan pijat gratis.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X