Rekayasa Industri Kembangkan Proyek Infrastruktur Global

Kompas.com - 30/05/2019, 17:41 WIB
PPGM Donggi yang memanfaatkan sumber gas dari 8 sumur gas di lapangan gas Donggi yang kini telah beroperasi sesuai dengan plant design yang dipersyaratkan yaitu waktu pengerjaan yang ketat dan pengembangan teknologi baru, dan kini PPGM Donggi bisa menghasilkan Natural Gas sebesar 55 mmscfd (million standard cubic feet per day). Rekayasa IndustriPPGM Donggi yang memanfaatkan sumber gas dari 8 sumur gas di lapangan gas Donggi yang kini telah beroperasi sesuai dengan plant design yang dipersyaratkan yaitu waktu pengerjaan yang ketat dan pengembangan teknologi baru, dan kini PPGM Donggi bisa menghasilkan Natural Gas sebesar 55 mmscfd (million standard cubic feet per day).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Rekayasa Industri (Rekind) perusahaan EPCC (Engineering, Procurement, Construction, Commisioning) yang merupakan salah satu anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) mengembangkan proyek infrastruktur global. Perseroan menggandeng PT Waskita Karya (Persero) Tbk (KOMPAS100: WSKT) terkait hal ini.

Rekind dan Waskita Karya sepakat melaksanakan prinsip kerja sama dalam ruang lingkup investasi, EPC plus financing dan contracting di bidang migas, Petrokimia, energi dan pembangkitan listrik.

Nota perjanjian kesepahaman antara keduanya merupakan kesepakatan kerja sama untuk beberapa kemungkinan proyek pembangunan yang memungkinkan dikerjakan secara bersama-sama.

Baca juga: Kinerja Rekayasa Industri Diganjar Penghargaan

“Mewujudkan Indonesian in corporate harus dengan sinergi BUMN dalam bentuk kompetensi dan kapabilitas kemampuan EPC nasional yang kokoh. Maka dari itu sinergi ini jangan berhenti hanya disini, tetapi sinergi benar-benar harus direalisasikan,” jelas Yanuar Budinorman, Direktur Utama Rekind dalam keterangannya, Kamis (30/5/2019).

Untuk tahap pertama, Rekind dan Waskita Karya sepakat untuk bekerja sama dalam pembangunan jalur transmisi pipa gas ruas Cirebon-Semarang (Cisem), yang merupakan bagian dalam pengembangan bisnis dan investasi milik Rekind.

Setelah Rekind ditetapkan sebagai pemenang lelang atas konsesi ruas pipa Cirebon-Semarang oleh BPH Migas, Rekind bertindak sebagai transporter.

Baca juga: Rekayasa Industri dan Wilmar Group Kerja Sama Ekspansi Multiproyek

“Selain Cisem, Rekind juga akan menggandeng Waskita Karya untuk proyek EPC lainnya. Rekind memiliki kompetensi dalam bidang EPC untuk proses dan industri, bersinergi dengan Waskita Karya yang memiliki keahlian di bidang konstruksi dalam rangka menambah kompetensi perusahaan EPC nasional,” tambah Yanuar.

Tentunya proses sinergi yang berjalan ini akan meningkatkan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Selanjutnya juga dapat meningkatkan peran industri dalam negeri di semua proyek yang akan dikerjakan, karena ruang lingkup yang dikerjakan lebih besar oleh perusahaan nasional.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X