BI: Realisasi Kebutuhan Uang Tunai Lebaran Capai Rp 187,2 Triliun

Kompas.com - 31/05/2019, 14:46 WIB
Warga menukarkan uang di mobil kas keliling bank di Lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019). Bank Indonesia dan bank umum menyelenggarakan penukaran uang baru dengan maksimal penukaran Rp3,9 juta per orang perhari mulai 13 Mei hingga 1 Juni 2019 guna membantu masyarakat mendapatkan uang pecahan selama Ramadhan dan kebutuhan Lebaran.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Warga menukarkan uang di mobil kas keliling bank di Lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019). Bank Indonesia dan bank umum menyelenggarakan penukaran uang baru dengan maksimal penukaran Rp3,9 juta per orang perhari mulai 13 Mei hingga 1 Juni 2019 guna membantu masyarakat mendapatkan uang pecahan selama Ramadhan dan kebutuhan Lebaran.

JAKARTA, KOMPAS.com - Realisasi penukaran uang dan kebutuhan masyarakat di masa lebaran yang telah dianggarkan Bank Indonesia ( BI) telah mencapai Rp 187,2 triliun hingga hari ini, Jumat (31/5/2019).

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, realisasi kebutuhan uang tunai tersebut sudah 86 persen dari yang dianggarkan.

"Sampai 31 Mei 2019, realisasinya sudah Rp 187,2 triliun. Berarti sudah 86 persen dari perkiraan kami selama bulan Ramadhan," kata Perry di Jakarta, Jumat (31/5/2019).

Ssbelumnya, Perry menyampaikan bank sentral telah memperkirakan kebutuhan uang tunai untuk Lebaran 2019 mencapai Rp 217,1 triliun. BI pun telah menyiapkan Rp 300 triliun untuk memenuhi kebutuhan Lebaran.

Baca juga: BI Buka 15 Titik Penukaran Uang di Rest Area Tol Trans Jawa, Ini Lokasinya

"Sebagaimana yang kami sampaikan sebelumnya, kebutuhan Lebaran berada di angka Rp 217,1 triliun. Alhamdulillah ini sudah terealisasi 86 persen," kata Perry.

Perry menyebut, kebutuhan lebaran terbanyak dari total realisasi berada di Pulau Jawa selain Jakarta dengan total Rp 69,4 triliun. Diikuti Jakarta Rp 46,8 triliun, Sumatera Rp 34,1 triliun, dan kawasan timur Indonesia Rp 27,9 triliun.

Realisasi kebutuhan lebaran ucap Perry, masih akan terus berlanjut. Sebab, bank sentral masih menyediakan layanan penukaran uang receh di titik-titik mudik hingga 2 Juni 2019.

"BI masih akan menyediakan konter-konter maupun pelayanan di berbagai jalan tol di wilayah Jawa, termasuk di Pelabuhan Merak sampai tanggal 2 Juni. Kami harap masyarakat bisa lancar menjalankan Hari Raya keagamaan Idul Fitri," harap Perry.

Baca juga: Jelang Lebaran, Masyarakat Sudah Menarik Uang Rp 172,8 Triliun

Perry pun menjelaskan, pencapaian realisasi ini tak luput dari kinerja perbankan di seluruh Indonesia yang siap sedia memberikan pelayanan terbaik untuk Ramadhan kali ini.

"Kami berterima kasih kepada kawan-kawan perbankan, baik di Jakarta, Jawa, dan seluruh Indonesia untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat sehingga kebutuhan uang selama Ramadhan berjalan lancar termasuk di konter penukarannya," ucap Perry.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X