Keberangkatan Pesawat dan Penumpang Anjlok saat Mudik, Imbas Tiket Mahal?

Kompas.com - 01/06/2019, 16:14 WIB
Tim Posko Mudik Angkutan Lebaran Terpadu memaparkan hasil pemantauan harian di kantor Kemenhub, Jakarta, Sabtu (1/6/2019). KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA KEMALATim Posko Mudik Angkutan Lebaran Terpadu memaparkan hasil pemantauan harian di kantor Kemenhub, Jakarta, Sabtu (1/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan memantau 36 bandara di Indonesia selama masa pemantauan oleh Posko Mudik Terpadu 2019. Hingga 31 Mei 2019 atau H-5 Lebaran, terlihat adanya penurunan jumlah penerbangan secara signifikan.

Penurunan tersebut lantas dikaitkan dengan tingginya harga tiket pesawat sejak akhir tahun 2018. Sementara kuota penerbangan kelas ekonomi juga terbatas.

Ketua Posko Harian Angkutan Lebaran Terpadu 2019, Mohamad Pramintohadi Sukarno mengatakan, timnya masih mendalami penyebab penurunan angka tersebut. Termasuk korelasinya dengan tingginya harga tiket pesawat.

Baca juga: Pemerintah Bedah Dampak Mahalnya Tiket Pesawat ke Pariwisata

"Kami masih melakukan analisa berdasarkan data yang sudah masuk, seberapa besar pengaruh kenaikan harga tiket terhadap pilihan pemudik menggunakan moda transportasi apa," kata Pramintohadi di Posko Mudik Terpadu, Sabtu (1/6/2019).

Berdasarkan data posko mudik Kementerian Perhubungan, total keberangkatan pesawat sebanyak 5.726 penerbangan. Dibandingkan tahun lalu, terjadi penurunan hingga 37,89 persen.

Penurunan juga terlihat pada jumlah penumpang yang diangkut. Tahun lalu, total penumpang yang diangkut sebesar 1.158.213 penumpang. Sementara tahun ini hanya 704.254 penumpang atau turun 39,19 persen.

Baca juga: H-6 Lebaran, Kemenhub Sebut Ada Penurunan Penumpang Pesawat Domestik

Untuk angkutan udara luar negeri, Kemenhub memantau tujuh bandara. Dari sejumlah bandara tersebut, dihimpun jumlah penerbangan internasional hingga 31 Mei 2019 sebesar 582 penerbangan. Angkanya turun 50,51 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 1.176 penerbangan.

Adapun Total penumpang yang diangkut sebesar 105.022 orang. Jumlahnya turun 48,87 persen dibandingkan tahun 2018 sebesar 205.396 penumpang.

Sementara itu, realisasi extra flight sejauh ini baru 15,44 persen sebanyak 23 dari rencana 149 penerbangan.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X