Sampai H-2, Pelabuhan Batam Jadi Pelabuhan dengan Arus Mudik Terpadat

Kompas.com - 03/06/2019, 14:42 WIB
Ilustrasi: Suasana di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre, Batam, Kepulauan Riau. KOMPAS.COM/ HADI MAULANAIlustrasi: Suasana di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre, Batam, Kepulauan Riau.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan, Pelabuhan Batam hingga H-2 Lebaran menjadi pelabuhan dengan arus mudik terpadat.

Berdasarkan data Kemenhub per 09.00 WIB, jumlah penumpang naik melalui Pelabuhan Batam mencapai 109.867 penumpang, sedangkan jumlah penumpang turun mencapai 64.571 penumpang.

"D i laut itu yang dimonitoring 51 pelabuhan. Yang terpadat 5, Batam, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Pinang, Ternate, dan Balikpapan," ujar Ketua Harian Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran 2019 Sigit Irfansyah di Jakarta, Senin (3/6/2019).

Walaupun demikian, volume arus pemudik di Pelabuhan Batam hingga H-2 Lebaran ini jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Data Kemenhub menunjukkan, tahun lalu jumlah penumpang yang menyeberang melalui Pelabuhan Batam mencapai 233.484 penumpang. Sehingga,  jumlah penumpang yang menyeberang melalui pelabuhan Batam tahun ini merosot hingga 52,47 persen.

Sementara,  pelabuhan yang mengalami peningkatan jumlah penumpang secara signifikan pada periode mudik lebaran kali ini adalah Pelabuhan Balikpapan. Jumlah penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Balikpapan berjumlah 39.293 orang. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, angka tersebut meningkat 46,2 persen.

"Di Pelabuhan Balikpapan jumlah pemumpang meningkat 46,2 persen, ke Surabaya. Sementara pelabuhan yang lain relatif normal jika dibanding dengan tahun sebelumnya," ujar Sigit.




Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X