Jay-Z Jadi Miliarder Hip Hop Pertama di Dunia

Kompas.com - 04/06/2019, 07:21 WIB
Artis musik Jay-Z menghadiri 2017 Roc Nation Pre-Grammy Brunch di Owlwood Estate, Los Angeles, California, pada 11 Februari 2017.Ari Perilstein/Getty Images for Roc Nation/AFP Artis musik Jay-Z menghadiri 2017 Roc Nation Pre-Grammy Brunch di Owlwood Estate, Los Angeles, California, pada 11 Februari 2017.

NEW YORK, KOMPAS.com - Musisi hip hop dan pengusaha Shawn Carter alias Jay-Z kini menyandang status sebagai miliarder. Tidak hanya itu, Forbes juga mendapuk Jay-Z sebagai miliarder hip hop pertama di dunia.

Dikutip dari CNBC, Selasa (4/6/2019), kerajaan bisnis suami penyanyi Beyonce Knowles tersebut kini bernilai 1 miliar dollar AS. Ia pun menjadi satu dari sedikit pelaku industri hiburan Hollywood yang menjadi miliarder.

"Perjalanan Jay-Z adalah perwujudan modern impian Amerika. Pendakian (kekayaannya) menjadi inspirasi tak ternilai bagi generasi pengusaha berikutnya," kata Zack O'Malley Greenburg, editor Forbes.

Baca juga: Kepada Wisudawan Harvard, Miliarder Ini Sebut Uang Tidak Penting

Pada tahun 1996, Jay-Z merilis album debutnya yang bertajuk Reasonable Doubt. Album tersebut dirilis melalui label independen milik Jay-Z sendiri, yakni Roc-A-Fella Records.

Sejak saat itu, Jay-Z terus memperluas portfolio bisnisnya, tak hanya di musik. Bisnis Jay-Z pun kian berkembang, termasuk investasi di dalam maupun di luar industri musik.

Pada tahun 1999, Jay-Z meluncurkan label pakaian bernama Rocawear. Pada tahun 2007, Rocawear dijual seharga 204 juta dollar AS atau setara sekira Rp 2,9 triliun kepada perusahaan pakaian Iconix.

Setahun kemudian, Jay-Z meluncurkan perusahaan hiburan bernama Roc Nation yang kini bernilai setidaknya 75 juta dollar AS. Pada tahun 2015, ayah dari Blue Ivy, Rumi, dan Sir tersebut mengajukan minat untuk membeli induk perusahaan layanan streaming Tidal.

Baca juga: Ikuti Bill Gates, Miliarder Bitcoin Ini Sumbang Kekayaan untuk Amal

Selain melakukan investasi dan bisnis di bidang musik, Jay-Z pun merupakan seorang kolektor benda seni. Fobes mengestimasikan koleksi benda seninya bernilai 70 juta dollar AS atau setara Rp 1 triliun.

Jay-Z pun merupakan salah satu pemegang saham Uber dengan nilai saham mencapai 70 juta dollar AS. Ia juga adalah investor properti dengan nilai 50 juta dollar AS.

Tidak hanya itu, ia juga merupakan pemilik pabrik minuman beralkohol D'Usse dengan nilai 100 juta dollar AS. Ia pun berinvestasi di perusahaan minuman beralkohol Armand de Brignac yang bernilai 310 juta dollar AS.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X