Penjelasan Lion Air soal Penumpang yang Merasa Dikibuli

Kompas.com - 04/06/2019, 11:33 WIB
Pesawat Lion Air di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat, Rabu (12/7/2017). KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAPesawat Lion Air di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat, Rabu (12/7/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Manajemen Lion Air Group mengatakan bakal melakukan langkah investigasi terkait adanya penumpang yang tidak bisa berangkat meskipun sudah memesan tiket penerbangan.

Kejadian itu dialami seorang staf khusus Gubernur DKI Jakarta bernama Muhammad Chozin Amirullah yang hendak bertolak ke Bangka Belitung pada Minggu (2/6/2019). Ia tidak bisa terbang karena kursinya telah diisi penumpang lain.

"Saat ini kami sedang melangsungkan penyidikan dan investigasi atas apa yang terjadi di penerbangan JT-616 pada 2 Juni 2019 sebagaimana informasi yang beredar," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangannya, Selasa (4/6/2019).

Baca juga: Viral Penumpang Merasa Dikibuli Lion Air saat Mudik, Ini Kronologinya

Danang menuturkan, pihaknya berterima kasih atas informasi berupa keluhan yang disampaikan penumpang dalam kejadian ini. Selain itu, Lion Air Group juga meminta maaf atas kejadian yang dialami calon penumpangnya.

"Serta mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh salah satu penumpang. Lion Air berupaya dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dengan senantiasa mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety first)," tuturnya.

"Lion Air menyatakan, patuh dan menjalankan kebijakan regulator dan standar prosedur operasi perusahaan serta ketentuan internasional," imbuh Danang.

Baca juga: Cerita Staf Khusus Gubernur Pemprov DKI yang Ketinggalan Pesawat Lion Air

Dia menjelaskan, pihaknya pada penerbangan JT-616 sudah dipersiapkan mulai dari unit kerja pengendali operasional penerbangan, penanganan pelaporan (check-in) penumpang, unit pemberangkatan penumpang, teknisi, awak pesawat dan pesawat serta hal lainnya agar pesawat dapat diberangkatkan tepat waktu.

Lion Air JT-616 berangkat tepat waktu pukul 10.00 WIB dan mendarat di Pangkalpinang pada 11.10 WIB. Lion Air mengoperasikan Boeing 737-800 NG registrasi PK-LKW, pesawat memiliki kapasitas 189 kursi kelas ekonomi.

"Dalam penerbangan ini, Lion Air membawa tujuh awak pesawat serta 180 penumpang dewasa (adult), delapan penumpang kategori anak-anak (child) dan dua bayi (infant). Menurut data reservasi (pembukuan), penerbangan JT-616 akan membawa 181 penumpang dewasa," jelasnya.

Baca juga: Soal Penumpang Merasa Dikibuli Lion Air, Ini Kata Menhub

Sebelumnya diberitakan, penumpang bernama Muhammad Chozin Amirullah merasa dibohongi oleh Lion Air saat dirinya hendak bertolak ke Bangka Belitung. Pasalnya, Chozin sampai tidak bisa terbang karena kursinya telah diisi penumpang lain.

Kejadian tak mengenakkan itu dibagikan Chozin pada akun Facebook miliknya. Cerita Chozin pun viral di media sosial.

Baca juga: JEO-Mudik Lebaran, Pulang Menjemput Keajaiban Maaf...



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X