Tidak Bahagia dengan Pekerjaan Anda, Mungkin Ini 5 Penyebabnya

Kompas.com - 05/06/2019, 07:28 WIB
Ilustrasi stres Auzi AmaziaIlustrasi stres

Apabila budaya perusahaan tidak sesuai dengan kepribadian Anda, kemungkinan besar rekan- rekan kerja Anda pun tak sesuai dengan karakter Anda. Misalnya, jika bisnis menuntut persaingan di antara rekan-rekan kerja dan Anda cenderung tak kompetitif, maka Anda akan kesal dengan energi semacam itu.

Bila sudah begini, maka Anda pun akan membenci rekan kerja, bahkan jika dia mengerjakan tugasnya dengan baik. Jika mengundurkan diri tidak memungkinkan, maka cari tahu bagaimana menciptakan lingkungan kerja Anda sedikit menyenangkan.

"Fokus saja pada pekerjaan Anda dan tujuan-tujuan Anda. Beri batas waktu antara 18-24 bulan. Selama waktu itu, upayakan Anda memperoleh promosi jabatan. Kemudian, mulailah cari pekerjaan berikutnya," sebut Murray.

Baca juga: Ini 6 Pekerjaan Untuk Anda yang Benci Deadline

3. Ketika Anda bilang, " Gaji saya terlalu kecil"

Memiliki banyak uang atau penghasilan tentu membuat hdup lebih mudah. Namun jika Anda menggantungkan kebahagiaan pada gaji yang dianggap kecil itu, maka akan sulit bagi Anda untuk memikirkan hal lainnya.

"Orang ingin didengarkan. Gaji pokok adalah cara untuk memikat seseorang agar bekerja di sebuah perusahaan. Namun, jika melihat apa yang membuat seseorang bertahan pada pekerjaan itu, gaji pokok saja tidak cukup. Orang ingin tahu bahwa opininya didengar," terang Sandy Mazur, presiden divisi di Spherion Staffing Services.

Mazur menyarankan Anda bertanya pada atasan terkait bagaimana Anda bisa berkontribusi lebih. Berikan ide-ide bagaimana proses bisa diselesaikan lebih efisien.

"Apakah Anda punya ide untuk produk baru? Tarik napas dalam-dalam. Ketika pekerjaan tak sekedar gaji, maka Anda butuh sesuatu untuk merasa lebih utuh," tuturnya.

Baca juga: Survei: Sebagian Besar Milenial Hidup dari Gaji ke Gaji

4. Ketika Anda bilang, "Saya merasa terjebak di pekerjaan ini"

Sebuah studi yang dilakukan Spherion bertajuk Emerging Workforce Study menemukan bahwa satu dari empat pekerja menilai kepuasan kerja mereka cukup atau kurang. Ini menunjukkan kebosanan yang dirasakan para pekerja.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber HerMoney
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X