Jasa Marga Catat Rekor Tertinggi Jumlah Kendaraan pada Arus Balik Lebaran

Kompas.com - 10/06/2019, 13:28 WIB
Petugas mengatur lalu lintas kendaraan di ruas jalan tol Cikampek Utama KM 70, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). PT Jasa Marga (Persereo) Tbk memberlakukan sistem satu arah (one way) sejak pukul 14:05 WIB untuk kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang dimulai dari gerbang tol Kalikangkung KM 414 hingga gerbang tol Cikampek Utama KM 70 yang rencananya akan diberlakukan hingga Minggu (9/6/2019). ANTARA FOTO/MUHAMAD IBNU CHAZARPetugas mengatur lalu lintas kendaraan di ruas jalan tol Cikampek Utama KM 70, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). PT Jasa Marga (Persereo) Tbk memberlakukan sistem satu arah (one way) sejak pukul 14:05 WIB untuk kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang dimulai dari gerbang tol Kalikangkung KM 414 hingga gerbang tol Cikampek Utama KM 70 yang rencananya akan diberlakukan hingga Minggu (9/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatatkan rekor tertinggi melayani volume lalu lintas saat arus balik Lebaran 2019 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Rekor ini juga menjadi jumlah tertinggi sepanjang sejarah jalan tol di Indonesia.

Corporate Secretary Jasa Marga M Agus Setiawan mengatakan, pada H+3 Lebaran atau Minggu (9/6/2019) ada 166.574 kendaraan kembali ke Jakarta dari arah Timur (Surabaya, Solo, Semarang, Cirebon dan Bandung). Jumlah ini meningkat hampir tiga kali lipat dari volume lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal sebanyak 67.345 kendaraan.

"Angka ini memecahkan rekor sebelumnya, pada periode yang sama di 2018, Jasa Marga juga mencatat rekor tertinggi melayani volume lalu lintas saat arus balik Lebaran 2018, yaitu sebanyak 130.125 kendaraan arah ke Jakarta melintas melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama," kata Agus dalam keterangannya, Senin (10/6/2019).

Baca juga: Dua Hari, 167.000 Kendaraan Kembali ke Jakarta via Cikampek Utama

Agus menuturkan, Lalin mudik dari arah Timur merupakan kontribusi lalin arus balik di dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pemudik dari arah Jalan Tol Cikopo-Palimanan dan GT Kalihurip Utama untuk pemudik dari arah Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi.

Rinciannya di GT Cikampek Utama, dengan jumlah 109.296, naik sebesar 309 persen dari LHR normal 26.705 kendaraan, GT Kalihurip Utama sebesar 57.278 kendaraan atau naik sebesar 41 persen dari LHR normal 40.640 kendaraan.

Selama ini Jasa Marga mengoperasikan total gardu operasi hingga 4 kali lipat dari kondisi lalu lintas normal. Ini dilakukan untuk melayani pengguna jalan dengan maksimal.

Baca juga: Arus Balik di Gerbang Tol Jakarta-Cikampek Utama Lancar

“Kami memaksimalkan kapasitas gerbang tol untuk melayani peningkatan volume lalu lintas, sebagai contohnya adalah 33 lajur transaksi serta 29 mobile reader yang dioperasikan secara tandem di GT Cikampek Utama dan 25 lajur transaksi serta 29 mobile reader yang dioperasikan secara tandem di G Kalihurip Utama,” jelasnya.

Agus menambahkan, keberhasilan Jasa Marga dalam melayani arus balik lalu lintas yang tinggi pada H+3 Lebaran tidak lepas dari sinergi bersama dengan Kepolisian, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta stakeholder terkait lainnya.

Di samping itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperpanjang pembatasan mobil barang bersumbu lebih dari tiga untuk melintas di Tol Trans Jawa ruas Semarang sampai dengan Jakarta hingga Rabu (12/6/2019).

Adapun berdasarkan hasil evaluasi Polisi bersama Kemenhub, jumlah pemudik yang telah kembali ke Jakarta baru sekitar 30 persen. Diperkirakan masih ada 70 persen pemudik yang baru akan kembali ke Jakarta pada 9 Juni hingga 13 Juni 2019.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X