KILAS

Menaker Klaim Pengaduan THR 2019 Turun hingga 21 Persen

Kompas.com - 11/06/2019, 19:37 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Muhammad Hanif Dhakiri usai meresmikan 500 Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas berbasis pesantren di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (27/3/2019). Dok. Humas Kementerian KetenagakerjaanMenteri Ketenagakerjaan (Menaker) Muhammad Hanif Dhakiri usai meresmikan 500 Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas berbasis pesantren di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (27/3/2019).

KOMPAS.com - Jumlah pengaduan soal pembayaran Tunjangan Hari Raya ( THR) pada Idul Fitri tahun ini tercatat 251 aduan atau turun 21 persen dibandingkan tahun lalu.

Berdasarkan data Pos Komando (Posko) Pelayanan Konsultasi dan Penegakan Hukum Pembayaran THR Kemnaker, pada 2018 pengaduan THR sebanyak 318 aduan. Sementara itu, pada 2017 tercatat 412 aduan.

"Kesadaran para pengusaha untuk membayar THR bagi pekerja terus meningkat. Apalagi pemberian THR Keagamaan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan pengusaha kepada pekerja sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016,” kata Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri dalam siaran tertulis, Selasa (11/6/2019).

Baca pula: Kemenaker Buka Posko Pengaduan THR

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), imbuh Hanif, memang berupaya meningkatkan hubungan industrial yang harmonis antara pengusaha dan pekerja.

Upaya dilakukan salah satunya dengan mendorong pembayaran THR pekerja tepat waktu.

Penyelesaian kasus

Hanif mengatakan, 142 perusahaan dari 251 pengaduan THR yang masuk tersebut telah diperiksa dan telah melakukan pembayaran.

Sementara itu, 109 perusahaan lainnya masih dalam proses pemeriksaan dan pemanggilan lantaran beberapa perusahaan baru beroperasi setelah lebaran.

“Kami terus memantau proses penyelesaian kasus THR sampai tuntas,” ujar dia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X