[POPULER MONEY] Status BNI Syariah dan BSM | Sulitnya Memajaki Google dan Netflix

Kompas.com - 12/06/2019, 07:09 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan keterangan di sela-sela acara open house di kediamannya, Jl Widya Chandra I no. 3, Jakarta Selatan, Rabu (5/6/2019). KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGAMenteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan keterangan di sela-sela acara open house di kediamannya, Jl Widya Chandra I no. 3, Jakarta Selatan, Rabu (5/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ramai-ramai soal status BNI Syariah dan Bank Syariah Mandiri terkait keberadaan Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin di dua bank tersebut, menjadi berita terpopuler di kanal Money Kompas.com sepanjang hari kemarin, Selasa (11/6/2019).

Berita lain yang terpopuler adalah mengenai keluhan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang ingin memajaki Google dan Netflix.

Berikut rangkuman berita terpopuler sepanjang hari kemarin:

1. Benarkah BNI Syariah dan Bank Syariah Mandiri Masuk Kategori BUMN?

Tim hukum pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Denny Indrayana mempermasalahkan jabatan calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin sebagai Dewan Pengawas Syariah (DPS) di dua anak usaha BUMN, yakni Bank Syariah Mandiri (BSM) dan BNI Syariah. Selengkapnya baca di sini

2. Sri Mulyani: Seluruh Dunia Pusing Pajaki Google hingga Netflix

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, Indonesia bukan satu-satunya negara yang kewalahan menarik pajak dari perusahaan- perusahaan digital. Pasalnya, hampir seluruh negara di dunia juga cukup kesulitan untuk menarik pajak dari perusahaan-perusahaan seperti Google, Facebook, Amazon dan Netflix. Selengkapnya baca di sini

3. Di DPR, Sri Mulyani Tegaskan Bakal Batasi Impor Tenaga Kerja Asing

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan bakal membatasi tenaga kerja asing hanya untuk profesi yang membutuhkan keahlian (skilled job). Hal tersebut dia utarakan dalam Rapat Paripurna DPR RI dalam rangka membalas pandangan fraksi terhadap kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun 2020. Selengkapnya baca di sini

4. Ini 5 Alasan Banyak Karyawan Memilih Resign

Pasca Lebaran kerap menjadi waktu favorit yang dipilih karyawan untuk mengundurkan diri dari perusahaannya alias resign. Ini mengingat telah cairnya Tunjangan Hari Raya (THR) dan banyaknya perusahaan yang membuka lowongan kerja usai Lebaran. Sehingga, momen ini dianggap sebagai waktu yang tepat untuk keluar dan mencoba pekerjaan baru. Bagaimana alasannya? Selengkapnya silakan baca di sini

5. Berapa Lama Anda harus Bertahan di Tempat Kerja Jika Tak Dipromosikan?

Kemajuan karir merupakan faktor utama dalam kepuasan karyawan. Dan sementara promosi harus diperoleh, karyawan tidak boleh berlama-lama di perusahaan jika mereka tidak menaiki tangga karier dengan cukup cepat. Menurut CEO ZipRecruiter Ian Siegel, karyawan awal karir harus bertujuan untuk mendapatkan promosi sekitar setiap tiga tahun. Selengkapnya silakan baca di sini



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

OJK Diminta Pidanakan Fintech yang Teror Guru TK di Malang

OJK Diminta Pidanakan Fintech yang Teror Guru TK di Malang

Whats New
BEI Kantongi 25 Calon Emiten, Termasuk GoTo?

BEI Kantongi 25 Calon Emiten, Termasuk GoTo?

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Tip Memilh Buku Bacaan yang Tepat untuk Anak hingga Cerita Silat Kho Ping Hoo, Sarana Belajar dan Bikin Kecanduan

[KURASI KOMPASIANA] Tip Memilh Buku Bacaan yang Tepat untuk Anak hingga Cerita Silat Kho Ping Hoo, Sarana Belajar dan Bikin Kecanduan

Rilis
Arus Balik Lebaran, Jasa Marga Catat 301.000 Kendaraan Kembali ke Jabodetabek

Arus Balik Lebaran, Jasa Marga Catat 301.000 Kendaraan Kembali ke Jabodetabek

Whats New
Kemenaker Baru Tindaklanjuti 444 Pengaduan terkait Pembayaran THR

Kemenaker Baru Tindaklanjuti 444 Pengaduan terkait Pembayaran THR

Whats New
3 Alasan Milenial Perlu Punya Asuransi

3 Alasan Milenial Perlu Punya Asuransi

Spend Smart
Jangan Lupa, Ini Persyaratan agar Simpanan Bank Dijamin LPS

Jangan Lupa, Ini Persyaratan agar Simpanan Bank Dijamin LPS

Whats New
[TREN LYFE KOMPASIANA] Ingin Menikah Muda, Paling Tidak Persiapkan 3 Hal Ini | Mengatasi Tiga Masalah dalam Krisis Usia 25 Tahun | 'Mindfulness' dan Kesediaan Kita Melambat dalam Hening

[TREN LYFE KOMPASIANA] Ingin Menikah Muda, Paling Tidak Persiapkan 3 Hal Ini | Mengatasi Tiga Masalah dalam Krisis Usia 25 Tahun | "Mindfulness" dan Kesediaan Kita Melambat dalam Hening

Rilis
Sandiaga Uno Setuju Tempat Wisata Ditutup jika Tak Patuh Protokol Kesehatan

Sandiaga Uno Setuju Tempat Wisata Ditutup jika Tak Patuh Protokol Kesehatan

Whats New
Sekali Lagi tentang National Space Agency

Sekali Lagi tentang National Space Agency

Whats New
Kemenkeu Bakal Naikkan PPN, Sandiaga Uno: Timing-nya Belum Tepat

Kemenkeu Bakal Naikkan PPN, Sandiaga Uno: Timing-nya Belum Tepat

Whats New
Cara Buka Rekening TMRW UOB Online, Tanpa Perlu ke Kantor Cabang

Cara Buka Rekening TMRW UOB Online, Tanpa Perlu ke Kantor Cabang

Whats New
Tingkat Efikasi Vaksin Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong

Tingkat Efikasi Vaksin Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong

Whats New
Berkat Embung, Stok Pangan di Desa Pandulangan, Hulu Sungai Aman dan Terjaga Selama Lebaran

Berkat Embung, Stok Pangan di Desa Pandulangan, Hulu Sungai Aman dan Terjaga Selama Lebaran

Rilis
Peran Perempuan Hingga Nasib Pelaut Jadi Sorotan Forum APHoMSA ke-21

Peran Perempuan Hingga Nasib Pelaut Jadi Sorotan Forum APHoMSA ke-21

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X