Menhub Akui Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2019 Masih Ada Kekurangan

Kompas.com - 12/06/2019, 13:12 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di lingkungan Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019).KOMPAS.com/Devina Halim Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di lingkungan Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan ( Menhub) Budi Karya Sumadi mengakui penyelenggaraan mudik Lebaran 2019 masih terdapat kekurangan. Kekurangan yang dimaksud Budi tersebut terjadi saat arus balik.

"Bahwa mudik masih ada kekurangan waktu balik ke Jakarta ada yang kurang maksimal, (itu) harus jadi perhatian kita," ujar Budi di Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Budi pun meminta maaf jika penyelenggaraan mudik tahun ini masih terdapat kekurangan.

Kendati begitu, menurut mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) ini, mudik Lebaran 2019 masih lebih baik dibandingkan musim mudik lebaran sebelumnya.

Baca juga: Angka Kecelakaan Turun, Mudik Tahun Ini Dianggap Berhasil

"Saya tak pungkiri bahwa Tol Jakarta-Surabaya memberi kontribusi berhasil tidaknya dua tahun ini konektivitas. Bagaimana 4-5 tahun lalu bahwa kita hanya bicara mengenai Simpang Jomin yang menakutkan, bahkan saat mulai itu ada horor Brexit (Exit Tol Brebes Timur)," kata Budi.

Sebelumnya, beberapa lokasi masih terjadi kemacetan pada arus balik Lebaran 2019, Senin (10/6/2019).

Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Benyamin menuturkan, kemacetan terjadi di Gerbang Tol Cikampek Utama dan jalur tol Cikampek.

Baca juga: Menhub Apresiasi Arus Mudik Aman dan Lancar

"Yang kira-kira masih di GT Cikampek Utama, jalur tol Cikampek, pertemuan antara Cikampek dan Cipularang juga," ujar Benyamin ketika dihubungi Kompas.com, Senin.

Selain itu, jalur non-tol juga terpantau mengalami kemacetan imbas penerapan sistem satu arah atau one way di jalan tol. Kemacetan itu misalnya terjadi pada jalur arteri Karawang.




Close Ads X