KPPU Putuskan Perkara Dugaan Persekongkolan Tender Proyek Kalija I

Kompas.com - 13/06/2019, 21:08 WIB
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memutus dugaan pelanggaran pengadaan pekerjaan rancangan konstruksi (EPC) proyek pembangunan dan pengoperasian ruas transmisi Kalija I dari Lapangan gas Kepodang hingga Tambak Lorok Semarang di Gedung KPPU, Jakarta, Kamis (13/6/2019). KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGAKomisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memutus dugaan pelanggaran pengadaan pekerjaan rancangan konstruksi (EPC) proyek pembangunan dan pengoperasian ruas transmisi Kalija I dari Lapangan gas Kepodang hingga Tambak Lorok Semarang di Gedung KPPU, Jakarta, Kamis (13/6/2019).

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pengawas Persaingan Usaha ( KPPU) memutus dugaan pelanggaran pengadaan pekerjaan rancangan konstruksi (Engineering, Procurement and Construction/EPC) proyek pipa gas transmisi Kalija I dari Lapangan gas Kepodang hingga Tambak Lorok Semarang.

Dalam perkaran ini ada tiga perusahaan yang menjadi terlapor yaitu PT PGAS Solution, Sapura Offshore, Sdn. Bhd., PT Encona Inti Industri. Mereka adalah konsorsium pemenang tender.

Majelis Komisi Kodrat Wibowo Kodrat mengatakan berdasarkan analisa dugaan mengenai unsur bersekongkol tidak terpenuhi.

Hal itu menindaklanjuti laporan mengenai dugaan persekongkolan dan melanggar pasal 22 Undang-undang Nomor 5 tahun 1999.

Persekongkolan yang dimaksud berupa kerja sama antara PGAS Solution dan konsorsium Terlapor II dan Terlapor III untuk mengatur dan/atau menentukan konsorsium Terlapor II sebagai pemenang tender.

PGAS Solution diduga bertindak memfasilitasi, mengatur dan memberikan kesempatan eksklusif kepada Konsorsium Terlapor II, TL Offshore Sdn. Bhd dan Terlapor III PT Encona Inti Industri.

Pengadaan Pekerjaan EPC Proyek Pembangunan dan Pengoperasian Ruas Transmisi Kalija I memiliki ruas pipa sepanjang 207 kilometer (km).

Pipa ini terhubung dari lapangan gas Kepodang yang dikelola oleh PC Muriah Ltd. ke fasilitas Onshore Receiving Facilities (ORF) PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) yang dikelola PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Semarang di Tambak Lorok, Semarang. Nilai tender Pengadaan ini sebesar 97,5 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,2 triliun.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X