Inflasi Meroket, Venezuela Terbitkan Uang Kertas Pecahan Besar

Kompas.com - 14/06/2019, 06:22 WIB

CARACAS, KOMPAS.com - Bank sentral Venezuela dikabarkan telah menerbitkan dan mengedarkan uang kertas pecahan baru. Ini adalah kedua kalinya bank sentral merilis uang baru dalam kurang dari setahun.

Dilansir dari The Guardian, Jumat (14/6/2019), langkah ini dilakukan setelah hiperinflasi mengikis dampak perbaikan moneter yang dilakukan pada Agustus 2018 lalu, yang dimaksudkan untuk memperbaiki ketersediaan uang tunai.

Pada tahun lalu, Presiden Venezuela Nicolas Maduro menghilangkan 5 angka nol pada uang dan harga-harga. Langkah itu bertujuan agar meredakan kondisi kekurangan uang tunai, yang menyebabkan sebagian besar transaksi perekonomian menggunakan kartu debit dan kredit.

Tidak hanya itu, sistem barter dan transaksi menggunakan mata uang dollar AS menjadi lazim di Venezuela.

Baca juga: Inflasi Venezuela Sepanjang 2018 Dilaporkan Capai 1,7 Juta Persen

Adapun uang kertas pecahan 10.000, 20.000, dan 50.000 bolivar mulai diedarkan pada Kamis (13/6/2019) waktu setempat. Bank sentral menyatakan upaya ini dilakukan guna membuat sistem pembayaran lebih efisien dan memfasilitasi transaksi komersial.

Akan tetapi, nilai terbesar uang kertas yang diedarkan, yakni 50.000 bolivar hanya setara 8 dollar AS atau sekira Rp 114.240. Namun, angka ini lebih tinggi dari upah minimum per bulan warga Venezuela, yakni 40.000 bolivar.

Kongres Venezuela menyebut inflasi Mei 2019 dapat menyentuh 815.000 persen. Sebelumnya, inflasi Venezuela telah mencapai puncaknya untuk tahun ini, yaitu 1,7 juta persen.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.