Menhub: Angka Kecelakaan Saat Mudik Lebaran 2019 Turun 70 Persen

Kompas.com - 14/06/2019, 14:32 WIB
Kondisi lalu lintas di kilometer 47 Tol Jakarta-Cikampek saat arus mudik Lebaran, Selasa (4/6/2019). KOMPAS.com/FARIDA FARHANKondisi lalu lintas di kilometer 47 Tol Jakarta-Cikampek saat arus mudik Lebaran, Selasa (4/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengklaim angka kecelakaan lalu lintas saat musim mudik Lebaran 2019 turun drastis ketimbang tahun lalu.

Pada tahun lalu, terdapat 2.234 kejadian kecelakaan terjadi saat musim mudik dan arus balik lebaran. Di tahun ini, berdasarkan data Kementerian Perhubungan angka itu menurun sebesar 75 persen menjadi 563 kejadian.

“Alhamdulillah safety ada penurunan signifikan berkaitan kecelakaan yang turun lebih dari 70 persen,” ujar Budi di Kemenhub, Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Turunnya angka kecelakaan tersebut juga dibarengi dengan jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan. Tahun ini jumlah korban meninggal dunia turun 74 persen menjadi 137 jiwa.

Pada tahun lalu, tercatat ada sebanyak 528 orang meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas dalam periode Lebaran.

“Kerugian materiil yang tahun lalu mencapai Rp 6.162.219.142, kini hanya Rp 1.726.550.700 atau turun 72 persen,” ucap dia.

Namun, Budi mempunyai catatan tersendiri untuk musim mudik lebaran tahun ini. Dia menyoroti mengenai masih adanya kemacetan lalu lintas saat arus balik lebaran.

“Saat arus balik ada kekurangan yang harus kita evaluasi, tercatat di Cikampek. kami sudah diskusi internal dengan DPR juga. Kami akan masifkan angkutan massal karena infrastruktur yang sudah ada bisa dilengkapi dengan angkutan massal yang menjamin safety," kata dia.

Sebelumnya, menurut pengamat transportasi Universitas Soegijapranata Djoko Setijowarno, penurunan angka kecelakaan tidak terlepas dari kemacetan yang terjadi.

"Tahun lalu juga sudah turun dibanding tahun sebelumnya. Namun tahun ini, berdasar data terkini dari Korlantas Polri, ada penurunan 63 persen. Sementara dari kacamata pemudik, merasakan lamanya waktu perjalanan," kata Djoko kepada Kompas.com, Rabu (12/6/2019).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

Whats New
Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Whats New
Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Whats New
Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Whats New
Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Whats New
Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Rilis
Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Whats New
Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Whats New
Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Whats New
Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Whats New
Mentan RI dan Mentan Australia Bahas 3 Hal Penting, dari Ekspor Beras hingga Impor Daging

Mentan RI dan Mentan Australia Bahas 3 Hal Penting, dari Ekspor Beras hingga Impor Daging

Whats New
Laba BCA Melampaui Perkiraan, Tumbuh 15,8 Persen di 2021

Laba BCA Melampaui Perkiraan, Tumbuh 15,8 Persen di 2021

Whats New
Milenial dan Gen Z Dinilai Perlu Menerapkan Gaya Hidup Minimalis

Milenial dan Gen Z Dinilai Perlu Menerapkan Gaya Hidup Minimalis

Whats New
Mulai 1 Februari 2022, Harga Minyak Goreng Curah Turun Jadi Rp 11.500 Per Liter

Mulai 1 Februari 2022, Harga Minyak Goreng Curah Turun Jadi Rp 11.500 Per Liter

Whats New
Pemerintah Tetapkan Minyak Goreng Merek Paling Mahal Rp 14.000 Seliter

Pemerintah Tetapkan Minyak Goreng Merek Paling Mahal Rp 14.000 Seliter

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.