KILAS

Stok Beras Aman, Mentan Minta Masyarakat Sultra Tenang Pasca Bencana di Konawe Utara

Kompas.com - 14/06/2019, 20:00 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (memakai kemeja putih) ketika berada di Markas Komando Resort Militer 143/Halu Oleo, Kendari Kamis (13/6/2019), ketika akan melepas bantuan untuk korban banjir bandang di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Dok. Humas Kementerian Pertanian RIMenteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (memakai kemeja putih) ketika berada di Markas Komando Resort Militer 143/Halu Oleo, Kendari Kamis (13/6/2019), ketika akan melepas bantuan untuk korban banjir bandang di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.


KOMPAS
- Menteri Pertanian ( Mentan), Andi Amran Sulaiman meminta masyarakat di Sulawesi Tenggara (Sultra) tidak khawatir terkait stok pangan, terutama beras setelah terjadi banjir bandang di Konawe Utara.

Ini karena, menurut Mentan, cadangan beras pemerintah saat ini sangat mencukupi, termasuk untuk memenuhi kebutuhan wilayah-wilayah terdampak bencana.

“Stok beras nasional kita saat ini kurang lebih 2,3 juta ton. Kami juga akan meminta Bulog untuk siap mendistribusikan beras ke wilayah-wilayah bencana. Sekarang sudah terkirim 100 ton. Kalau ada yang membutuhkan lagi, Bulog siap kirim,” tandas Amran.

Mentan sendiri mengatakan, itu saat melepas langsung bantuan untuk korban bencana banjir bandang di Markas Komando Resort Militer 143/Halu Oleo, Kendari, Kamis (13/6/2019).

Baca jugaKorban Banjir di Konawe Utara Butuh Makanan, Pakaian, hingga Obat-obatan

Bantuan yang diangkut 65 truk itu, terdiri dari 1 truk benih padi dan 64 truk bantuan bahan kebutuhan pokok .

Adapun bahan kebutuhan pokok yang disalurkan yakni, mie instan, beras, minyak goreng, air minum, biskuit, popok sekali pakai untuk bayi, selimut, sabun dan sebagainya.

Bantuan tepat sasaran

Pada kesempatan yang sama Mentan memastikan bantuan bagi korban banjir di empat Kabupaten terdampak bencana terdistribusi dengan baik dan tepat sasaran.

"Alhamdulillah, bantuan yang kami himpun sudah siap diberangkatkan dari Kendari menuju lokasi yang terdampak banjir yaitu di Konawe Utara, Konawe, Konawe Selatan, dan Kolaka Timur. Kami serahkan langsung kepada pemerintah daerah untuk didistribusikan ke masyarakat secara langsung," tutur Amran.

Seperti diketahui, hujan deras yang mengguyur wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) sejak Sabtu (1/6/2019) lalu, menyebabkan empat kabupaten terendam banjir, antara lain Kolaka Timur, Konawe Utara, Konawe, dan Konawe Selatan.

Atas peristiawa itu Kementerian Pertanian ( Kementan) berinisiatif menggalang bantuam dan telah berhasil menghimpun dana bantuan Rp 12 miliar, baik dari internal sumbangan karyawan maupun donasi mitra Kementan.

Baca juga5 Fakta Banjir Bandang di Konawe Utara, Evakuasi Ribuan Warga Terisolir hingga Tanggap Darurat 14 Hari

"Dari Rp 12 milliar itu, sebesar Rp 4,2 milliar langsung disampaikan hari ini (Kamis, 13 Juni 2019) di Kendari. Sementara itu, Rp 8 milliar berupa program terkait penaggulangan bencana untuk sektor pertanian.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X