KILAS

Gandeng Austria, Kemnaker Ingin Kembangkan SDM di Bidang Maritim

Kompas.com - 15/06/2019, 21:00 WIB
Kontrak kerja sama ditandatangani perwakilan BBPLK Medan Heri Adha dan pihak Bit Media E-Solutions GmbH Stefan Duss. Dok. Humas KemnakerKontrak kerja sama ditandatangani perwakilan BBPLK Medan Heri Adha dan pihak Bit Media E-Solutions GmbH Stefan Duss.

KOMPAS.com - Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemnaker) menggandeng Pemerintah Austria untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) di bidang industri kemaritiman.

Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kemnaker, Bambang Satrio Lelono, mengatakan kerja sama ini sebagai langkah strategis demi memperkuat dan mengembangkan potensi Indonesia sebagai Negara Maritim.

“Sebagaimana diketahui dua pertiga wilayah Indonesia adalah laut, sehingga potensi hasil laut kita ini harus dioptimalkan dengan memperkuat SDM di bidang maritim,” kata Bambang di Jakarta, sesuai dengan rilis yang Kompas.com terima, Sabtu (15/6/2019).

Bambang mengatakan itu usai menyaksikan penandatanganan kontrak antara BBPLK Medan dan Bit Media E-Solutions GmbH di Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Terkait penandatangan tersebut, ia menyatakan, sebenarnya kerja sama tersebut merupakan lanjutan kerja sama Indonesia-Austria dalam mengembangkan Vocational Training Center (VTC).

Baca jugaDi BLK Semarang, Kemnaker Buka Kejuruan Fashion Technology

Karena pada 1996, Pemerintah Austria melalui Kedutaan Besar Austria telah bekerja sama mengembangkan BLK Serang. Sekarang ada 3 BLK yang mendapat bantuan dari Austria dalam pengembangan BLK Maritim.

"Nantinya di BLK tersebut kami mengembangkan BLK Maritim untuk menyiapkan SDM-SDM melalui pelatihan kerja yang sesuai dengan standar internasional," lanjut Bambang.
 
Dalam pelaksanaanya, lanjut Bambang, pengembangan BLK Maritim terdiri dari 4 komponen kerja utama, di antaranya konstruksi bangunan, pengadaan peralatan pelatihan, pengembangan program, dan pelatihan instruktur.
 
"BBPLK Medan untuk bidang pariwisata dan joinery (perkayuan), BLK Serang pengelasan dan listrik, serta BLK Makassar khusus mesin kelautan, listrik, pengerjaan logam, pengerjaan serat kayu-kaca, dan pengelasan," terang Bambang.

Baca jugaTingkatkan Kemampuan SDM di Bidang Otomotif, BBPLK Bandung Gandeng Mitsubishi Adakan Pelatihan
 
Sementara itu, Duta Besar Austria, Helene Steinhäusl mengatakan penandatangan kontrak untuk mengembangkan BLK Maritim ini diharapkan dapat mempererat hubungan baik antara Pemerintah Indonesia dengan Austria yang sudah lama terjalin.
 
“Ini bentuk keseriusan kami untuk mendukung dan saling berbagi ilmu maupun pengalaman untuk mempersiapkan SDM yang andal dengan berbagai negara sahabat seperti Indonesia,” ucap Helene.
 
Ke depan, pemerintah Austria berencana memperluas bantuan ke BLK lainnya di Indonesia, salah satunya di Banyuwangi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X