Menjala Untung dari Budidaya Ikan Dewa

Kompas.com - 16/06/2019, 09:11 WIB
Ikan dewa di Obyek Wisata Cibulan, yang menjadi salah satu binatang endemik Kukingan, Jawa Barat. Ikan ini jinak namun sulit untuk mendekatinya, kecuali dengan umpan makanan. KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIAIkan dewa di Obyek Wisata Cibulan, yang menjadi salah satu binatang endemik Kukingan, Jawa Barat. Ikan ini jinak namun sulit untuk mendekatinya, kecuali dengan umpan makanan.

"Kalau hari-hari biasa, harganya sekitar Rp 150.000–Rp 250.000 per kilo. Mendekati Imlek bisa jadi mahal karena barangnya juga susah," tuturnya.

Kebanjiran permintaan ikan dewa menjelang Imlek juga diakui Urip Hartoyo, pembudidaya ikan dewa asal Desa Karang Tengah, Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah. Dua minggu menjelang Imlek, biasanya pesanan sudah mulai berdatangan.

Permintaan bukan hanya datang dari warga lokal, ia juga menerima banyak pesanan dari masyarakat luar daerah seperti Jakarta, Bandung hingga Surabaya.

Baik Himawan maupun Urip mengaku bisa menjual minimal satu kuintal ikan dewa ke berbagai daerah menjelang Imlek. "Hari biasa, penjualan rata-rata 20 kg–30 kilogram," ujar Urip yang menyebut pesanan hari biasa untuk ragam acara adat.

Istimewa

Ikan dewa punya beberapa nama lain, seperti ikan tor soro dan ikan kancra. Bahkan, berjulukan salmon van java. Di dunia internasional, ikan ini beken dengan sebutan masheer.

Sesuai namanya, ikan air tawar ini punya keistimewaan. Kerap kali, ikan dewa menjadi hidangan spesial di acara adat atau Tahun Baru China alias Imlek. Sedang pada zaman dahulu, ikan dewa dipercaya menjadi sajian khusus bagi para raja dan bangsawan.

Memang kalau diperhatikan betul, bentuk ikan dewa mirip sama ikan mas. Namun, sisiknya lebih besar. Dan, kandungan gizinya juga diklaim lebih tinggi.

Rata-rata satu ekor ikan dewa punya bobot 3 kg sampai 4 kg.

"Tekstur dagingnya lembut, lebih lembut dari ikan mas, jadi enak dikonsumsi," ujar Urip.

Halaman:


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X