Ketidakpastian Brexit Ancam Iklim Investasi Inggris

Kompas.com - 17/06/2019, 15:07 WIB
Warga Inggris menggelar unjuk rasa untuk menyerukan referendum lain tentang keanggotaan Uni Eropa di tengah kelumpuhan politik atas Brexit, di London, Sabtu (23/3/2019). (AFP/Isabel Infantes)
Warga Inggris menggelar unjuk rasa untuk menyerukan referendum lain tentang keanggotaan Uni Eropa di tengah kelumpuhan politik atas Brexit, di London, Sabtu (23/3/2019). (AFP/Isabel Infantes)

LONDON, KOMPAS.com - Ketidakpastian Brexit dikhawatirkan bakal berpengaruh terhadap investasi di Inggris.

Seperti dikutip dari BBC, ketidakpastian Brexit bakal membuat pertumbuhan investasi di Inggris mengalami kontraksi lebih cepat tahun ini, sekaligus proses pemulihan yang bakal lebih lambat tahun depan.

Kamar Dagang Inggris (The British Chambers of Commerce/BCC) mengatakan banyak perusahaan tengah mempersiapkan langkah-langkah darurat seperti penimbulan sumber daya, yang bisa dikatakan tidak berjelanjutan.

Menurut mereka, seharusnya perusahaan berinvestasi secara terukur berdasarkan pertumbuhan ekonomi.

Kamar Dagang Inggris meramalkan pertumbuhan pada tahun ini sedikit mengalami perbaikan, didorong oleh penumpukan saham secara masif yang dilakukan perusahaan di awal tahun.

Walaupun demikian, pertumbuhan diprediksi bakal melemah pada 2020 dan 2021.

Ekspektasi pertumbuhan ekonomi Inggris pada 2019 ini sebesar 1,3 persen, dari sebelumnya 1,2 persen.

Kamar Dagang Inggris pun menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi untuk 2020 menjadi 1 persen dari 1,3 persen dan dari 1,4 persen jadi 1,2 persen di 2021.

Pihak Kamar Dagang mengatakan berlanjutnya ketidakpastian Brexit, termasuk semakin meningkatnya kemungkinan 'ketidak sepakatan' dalam Brexit, bakal mencekik kondisi investasi Inggris dalam waktu dekat.

"Bisnis mempersiapkan berbabagi sumber daya untuk berbagai rencana yang memungkinkan, seperti menumpuk saham, dari pada berinvestasi di ventura yang bisa berkontribusi terhadap pertumbuhan jangka panjang," tulis Kamar Dagang dalam laporannya.

Prediksi pertumbuhan ekonomi yang dilakukan Kamar Dagang setempat hany mengasumsikan jika Inggris keluar dari Uni Eropa secara tertib tanpa terjadi keributan.

Halaman:


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X