KILAS

Buat Berbagai Terobosan, Mentan Banjir Apresiasi di DPR

Kompas.com - 17/06/2019, 19:30 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama jajarannya di Kementerian Pertanian menghadiri Rapat Kerja  (Raker) bersama Anggota Komisi IV DPR, di Jakarta, Senin (17/6/2019). Dok. Humas Kementerian Pertanian RIMenteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama jajarannya di Kementerian Pertanian menghadiri Rapat Kerja (Raker) bersama Anggota Komisi IV DPR, di Jakarta, Senin (17/6/2019).


KOMPAS.com
- Ketua Komisi IV DPR RI Edy Prabowo dan para Anggota DPR Komisi IV mengapresiasi kinerja Menteri Pertanian ( Mentan) Andi Amran Sulaiman.

Apresiasi itu diberikan kerena Mentan telah membuat trobosan-terobosan program kerja selama empat tahun setengah tahun terakhir. Terobosan itu antara lain soal pengadaan benih, bibit dan distribusi Alat Mesin Pertanian (Alsintan).

"Apa yang dilakukan Mentan Amran adalah troboson yang belum pernah dilakukan oleh Menteri sebelumnya. Ke depan kami harus matangkan trobosan ini supaya ada keseimbangan antara alat tanam dan alat panen," ujar Edy Prabowo dalam rapat kerja bersama Menteri Pertanian di Jakarta, Senin (17/6/2019).

Seperti dalam keterangan tertulisnya, Edy mengaku bangga karena Indonesia memiliki sosok Menteri pekerja keras seperti Amran Sulaiman. Ia pun berharap, Mentan Amran tetap menjadi Menteri pada pemerintahan yang akan datang.

"Di tangan dingin bapak, pertanian kita jauh lebih baik. Kami merasa bangga Bapak Menteri sudah kerja keras. Tentu kami berharap Bapak terus bertahan menjadi Mentan di Periode berikutnya," kata Edy Prabowo.

Baca jugaMentan Amran Raih Penghargaan di Indonesia Award 2018

Apresiasi berikutnya juga datang dari Anggota DPR lainya dari Fraksi Partai Demokrat, Michael Wattimena. Menurut dia, Mentan Amran merupakan sosok teguh dalam mewujudkan cita-cita swasembada.

Karena itu, jangan heran jika Kementan berhasil menyabet prestasi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama tiga tahun berturut-turut.

"Apa yang dicapai Menteri Pertanian harusnya diapresiasi juga oleh Menteri Keuangan karena beliau berhasil mengatur keuangan secara baik," ujarnya.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama jajarannya di Kementerian Pertanian menghadiri Rapat Kerja (Raker) bersama Anggota Komisi IV DPR, di Jakarta, Senin (17/6/2019).Dok. Humas Kementerian Pertanian RI Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama jajarannya di Kementerian Pertanian menghadiri Rapat Kerja (Raker) bersama Anggota Komisi IV DPR, di Jakarta, Senin (17/6/2019).

Michael meyakini capaian tersebut tidak mungkin diraih dengan cara instan dan spontan. Ini karena, sosok Amran adalah tipikal Menteri yang selalu siap pasang badan demi terwujudnya kedaulatan pangan.

"Setahu saya, Pak Menteri ini hanya tidur sekitar 3 jam dalam sehari. Nah, kalau menteri tidur cuma 3 jam, berarti eselon satunya tidur 2 jam. Artinya, kita bisa melihat bahwa jajaran Kementan betul-betul fokus dalam membangun pertanian," katanya.

Baca jugaMentan Amran: Pejabat Kementerian Pertanian Harus Siap Layani Rakyat 24 Jam

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BNI dan Mandiri Mau Blokir Kartu ATM Magnetic Stripe, BRI Bagaimana?

BNI dan Mandiri Mau Blokir Kartu ATM Magnetic Stripe, BRI Bagaimana?

Whats New
Daya Beli Masyarakat Miskin Tertekan, Pemerintah Diminta Tingkatkan Efisiensi Penyaluran Bansos

Daya Beli Masyarakat Miskin Tertekan, Pemerintah Diminta Tingkatkan Efisiensi Penyaluran Bansos

Whats New
Lowongan Kerja di BUMN Nindya Karya untuk S1 Semua Jurusan, Simak Posisi dan Syaratnya

Lowongan Kerja di BUMN Nindya Karya untuk S1 Semua Jurusan, Simak Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Gagal Lolos Prakerja Gelombang 12? Bisa Daftar Lagi di Gelombang 13

Gagal Lolos Prakerja Gelombang 12? Bisa Daftar Lagi di Gelombang 13

Whats New
Ketahui Perbedaan Notaris dan PPAT

Ketahui Perbedaan Notaris dan PPAT

Whats New
OJK Perpanjang Relaksasi BPR dan BPRS, Sampai Kapan?

OJK Perpanjang Relaksasi BPR dan BPRS, Sampai Kapan?

Whats New
Mengembangkan Diri Lewat “Kepo”

Mengembangkan Diri Lewat “Kepo”

Work Smart
Lengkap Rincian Biaya Admin Mandiri, Bunga, dan Saldo Minimal Tabungan

Lengkap Rincian Biaya Admin Mandiri, Bunga, dan Saldo Minimal Tabungan

Spend Smart
Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Penjara, BCA: Sudah 2 Kali Surat Pemberitahuan

Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Penjara, BCA: Sudah 2 Kali Surat Pemberitahuan

Whats New
[POPULER MONEY] Perkara Salah Transfer Rp 51 Juta | Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13

[POPULER MONEY] Perkara Salah Transfer Rp 51 Juta | Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13

Whats New
Simak Saldo Minimal Tabungan di Bank BNI, BRI, BTN, dan Mandiri

Simak Saldo Minimal Tabungan di Bank BNI, BRI, BTN, dan Mandiri

Spend Smart
Pengiriman Batu Bara Sempat Terhambat, Industri Hulu Migas Tambah Pasokan Gas Bumi ke PLN

Pengiriman Batu Bara Sempat Terhambat, Industri Hulu Migas Tambah Pasokan Gas Bumi ke PLN

Whats New
CSIS: Kartu Prakerja dan RUU Cipta Kerja Saling Melengkapi

CSIS: Kartu Prakerja dan RUU Cipta Kerja Saling Melengkapi

Whats New
BI Bakal Terbitkan Uang Digital, Apa Manfaatnya?

BI Bakal Terbitkan Uang Digital, Apa Manfaatnya?

Whats New
Semakin Panas, RI Siap Hadapi Gugatan Uni Eropa soal Ekspor Nikel di WTO

Semakin Panas, RI Siap Hadapi Gugatan Uni Eropa soal Ekspor Nikel di WTO

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X