Pemerintah Mulai Anggarkan Dana Pindah Ibukota di APBN 2021

Kompas.com - 18/06/2019, 05:47 WIB
Lampu Simpang Susun Semanggi bernuansa merah putih setelah diresmikan Presiden RI Joko Widodo, Kamis (17/8/2017). KOMPAS.com/JESSI CARINA Lampu Simpang Susun Semanggi bernuansa merah putih setelah diresmikan Presiden RI Joko Widodo, Kamis (17/8/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski belum ada perkembangan signifikan terkait rencana pemindahan ibukota pemerintahan dari DKI Jakarta, pemerintah nampaknya kian mematangkan rencana tersebut.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, pemerintah tidak akan menggantungkan anggaran pemindahan serta pembangunan ibukota baru kepada APBN.

Walaupun demikian, dia menjelaskan, pemerintah bakal menganggarkan rencana pemindahan ibukota pada APBN 2021.

"Jadi kami sudah melihat bagaimana meminimumkan APBN. Jadi tidak ada hubungannya antara rencana pemindahan ibukota dengan masalah anggaran karena anggarannya baru signifikan di 2021," ujar dia ketika melakukan rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (17/6/2019).

Mantan Menteri Keuangan ini mengungkapkan pemerintah bakal mendorong pembiayaan alternatif untuk memindahkan ibu kota. Sehingga, tidak bergantung pada APBN. 

Bahkan, itu sudah ditegaskan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan kajiannya sudah dilakukan sejak dua tahun lalu.

"Alternatif yang akan didorong itu akan melibatkan swasta, BUMN sebagai investor, kerjasama antara pemerintah dengan badan usaha. Jadi empat kombinasi ini yang bisa," ujar dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Opsi pemindahan ibukota muncul lantaran beban baik ekonomi maupun kependudukan Pulau Jawa kian berat. Sehingga, perlu dilakukan diversifikasi agar perekonomian tidak hanya terpusat di Jawa.

"58 persen GDP indonesia dikontribusi dari Jawa dan 57 persen penduduk indonesia tinggal di pulau Jawa. 150 juta penduduk indonesia tinggal di Pulau Jawa padahal areanya lebih kecil daripada Kalimantan, Sulawesi dan Papua," jelas Bambang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alfamart dan Indomaret Kompak Tak Jual Merchandise Euro 2020

Alfamart dan Indomaret Kompak Tak Jual Merchandise Euro 2020

Whats New
Tambah Stok Swab Antigen, Kimia Farma Diagnostika Gandeng Itama Ranoraya

Tambah Stok Swab Antigen, Kimia Farma Diagnostika Gandeng Itama Ranoraya

Whats New
Punya Aset Rp 100 Miliar, Unicorn Bisa Tercatat di Papan Utama Bursa

Punya Aset Rp 100 Miliar, Unicorn Bisa Tercatat di Papan Utama Bursa

Whats New
Sri Mulyani ke Pedagang Pasar: Barang Untuk Rakyat Nggak Dikenai Pajak...

Sri Mulyani ke Pedagang Pasar: Barang Untuk Rakyat Nggak Dikenai Pajak...

Whats New
Total Ada 707.622 Formasi Seleksi CPNS dan PPPK 2021, Ini Rinciannya

Total Ada 707.622 Formasi Seleksi CPNS dan PPPK 2021, Ini Rinciannya

Whats New
Sri Mulyani Was-was, Naiknya Kasus Covid-19 Bisa Bikin Ekonomi RI Jeblok Lagi

Sri Mulyani Was-was, Naiknya Kasus Covid-19 Bisa Bikin Ekonomi RI Jeblok Lagi

Whats New
4 Strategi Kemenaker Jaga Hubungan Bilateral di Tempat Pekerja Migran Bekerja

4 Strategi Kemenaker Jaga Hubungan Bilateral di Tempat Pekerja Migran Bekerja

Whats New
Sandiaga Uno Minta Perusahaan Swasta Gelar Kegiatan di Bali

Sandiaga Uno Minta Perusahaan Swasta Gelar Kegiatan di Bali

Whats New
Kembangkan Bisnis Data Center, Perusahaan Hong Kong Menjadi Pemegang Saham Mayoritas di Indonet

Kembangkan Bisnis Data Center, Perusahaan Hong Kong Menjadi Pemegang Saham Mayoritas di Indonet

Rilis
Berkat RJIT, Pasokan Air di Bangka Selatan Lancar dan Produktivitas Petani Melonjak 2 Kali Lipat

Berkat RJIT, Pasokan Air di Bangka Selatan Lancar dan Produktivitas Petani Melonjak 2 Kali Lipat

Rilis
LIPI, Batan, dan Lapan Tak Buka Lowongan CPNS Tahun Ini

LIPI, Batan, dan Lapan Tak Buka Lowongan CPNS Tahun Ini

Whats New
Angkut Beras Merauke, Trayek T-19 Tol Laut Pecah Rekor Muat Terbanyak

Angkut Beras Merauke, Trayek T-19 Tol Laut Pecah Rekor Muat Terbanyak

Whats New
Pindah Kantor Pusat, Bank Mandiri Taspen Targetkan Naik Kelas Jadi BUKU III

Pindah Kantor Pusat, Bank Mandiri Taspen Targetkan Naik Kelas Jadi BUKU III

Rilis
Cek Formasi CPNS Kejaksaan 2021, Ada Untuk Lulusan SMA

Cek Formasi CPNS Kejaksaan 2021, Ada Untuk Lulusan SMA

Whats New
Pupuk Indonesia Sebut Stok Pupuk Bersubsidi Melimpah

Pupuk Indonesia Sebut Stok Pupuk Bersubsidi Melimpah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X