Diberi Tiga Catatan dari Ombudsman Saat Sidak, Ini Komentar Pertamina

Kompas.com - 18/06/2019, 20:09 WIB
Komisioner Ombudsman dan perwakilan instansi terkait memaparkan hasil sidak pasca Lebaran di kantor Ombudsman, Jakarta, Selasa (18/6/2019). KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA KEMALAKomisioner Ombudsman dan perwakilan instansi terkait memaparkan hasil sidak pasca Lebaran di kantor Ombudsman, Jakarta, Selasa (18/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ombudsman RI memberi tiga catatan kepada Pertamina saat melakukan inspeksi dadakan ke Terminal BBM Plumpang pasca-Lebaran lalu.

Catatan tersebut meliputi tidak adanya pejabat Pertamina di lokasi saat sidak dilakukan, kemudian penjagaan terminal yang sangat longgar, serta tak ada tenaga medis yang bersiaga di terminal BBM.

Padahal, lokasi tersebut merupakan salah satu objek vital untuk menerima, menyimpan, dan menyalurkan BBM ke wilayah DKI Jakarta, Banten, dan sebagian Jawa Barat.

General Manager PT Pertamina (Persero) MOR III, Tengku Fernanda, menanggapi soal catatan tersebut. Pertama, soal tidak adanya pejabat yang bertanggungjawab terhadap terminal tersebut.

"Saat Ombudsman sidak, pimpinan atau operation head sedang tidak ada di lapangan. Saat itu lagi jam makan siang dan shalat Jumat," ujar Fernanda di kantor Ombudsman, Jakarta, Selasa (18/6/2019).

Di lokasi sidak pun hanya sedikit staf yang terlihat. Meski petugasnya tidak banyak, Fernanda memastikan aktivitas tetap berjalan lancar karena Pertamina sudah menerapkan sistem otomatis secara keseluruhan. Selain itu, terdapat petugas yang berjaga selama 24 jam di ruang kontrol untuk memantau penyaluran BBM di mobil tangki.

Catatan kedua, terkait longgarnya pengamanan di terminal BBM, Fernanda tak menampiknya. Ia mengakui bahwa penjagaan di sana memang kurang ketat sehingga menimbulkan potensi gangguan keamanan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami berterima kasih sekali atas temuan ini. Ini jadi pemikiran kami untuk memperketat lagi karena terminal BBM Plumpang bisa dibilang jantung suplai ke DKI dan sebagian Jabar," kata Fernanda.

Fernanda memastikan Pertamina akan mengevaluasi soal keamanan di sana.

Ketiga, masalah tak tersedianya tenaga medis. Fernanda mengatakan, saat masa arus mudik dan arus balik Lebaran, fokusnutama mereka adalah melayani publik sebaik-baiknya dengan memastikan ketersediaan BBM di SPBU.

Artinya, penjualan di SPBU meningkat seiring banyaknya jumlah kendaraan yang lewat sehingga para petugas SPBU harus bekerja tanpa henti sepanjang shift-nya.

Petugas pun kekurangan waktu istirahat. Tenaga medis berupa perawat dan dokter di terminal BBM Plumpang pun disebar ke SPBU yang membutuhkan untuk membantu menjaga kesehatan para petugas.

"Tenaga medis dan bahkan ambulance kita sediakan untuk masyarakat umum yang bermasalah soal kesehatannya," kata Fernanda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belanja Online Dapat Diskon Rp 100.000 dari Pemerintah, Sudah Tahu?

Belanja Online Dapat Diskon Rp 100.000 dari Pemerintah, Sudah Tahu?

Earn Smart
Bank Mandiri Kucurkan Kredit Rp 2,45 Triliun ke Hutama Karya untuk Pembiayaan Proyek dan Mitra Kontraktor

Bank Mandiri Kucurkan Kredit Rp 2,45 Triliun ke Hutama Karya untuk Pembiayaan Proyek dan Mitra Kontraktor

Rilis
Sambut Delegasi G20, Sri Mulyani: Selamat Datang di Bali

Sambut Delegasi G20, Sri Mulyani: Selamat Datang di Bali

Whats New
Simak Cara Bayar PBB Online lewat Tokopedia dan m-Banking

Simak Cara Bayar PBB Online lewat Tokopedia dan m-Banking

Spend Smart
Sederet 5 Kilang Minyak Terbesar di Indonesia

Sederet 5 Kilang Minyak Terbesar di Indonesia

Whats New
Penutupan Kode Broker Dinilai Bisa Cegah Praktik Ikut-ikutan Jual-Beli Saham

Penutupan Kode Broker Dinilai Bisa Cegah Praktik Ikut-ikutan Jual-Beli Saham

Rilis
Nilai Ekspor Mi Instan Indonesia Capai 185 Juta Dollar AS hingga September 2021

Nilai Ekspor Mi Instan Indonesia Capai 185 Juta Dollar AS hingga September 2021

Whats New
Kemenperin: Indonesia Sudah Mampu Produksi Mesin Lokal yang Bermutu

Kemenperin: Indonesia Sudah Mampu Produksi Mesin Lokal yang Bermutu

Whats New
IHSG Ditutup di Zona Hijau, Investor Asing Borong ASII, BMRI, dan KLBF

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Investor Asing Borong ASII, BMRI, dan KLBF

Whats New
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Pengusaha: Pembatasan Harus Disesuaikan Daerah Masing-masing

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Pengusaha: Pembatasan Harus Disesuaikan Daerah Masing-masing

Whats New
PIP Akan Perbanyak Agen Penyalur Pinjaman Ultramikro di Luar Jawa

PIP Akan Perbanyak Agen Penyalur Pinjaman Ultramikro di Luar Jawa

Whats New
Restrukturisasi Kredit Turun, OJK Minta Perbankan Tetap Lakukan Pencadangan

Restrukturisasi Kredit Turun, OJK Minta Perbankan Tetap Lakukan Pencadangan

Whats New
Ada Kewajiban Pajak atas Penghasilan dari Uang Kripto

Ada Kewajiban Pajak atas Penghasilan dari Uang Kripto

Whats New
Menko Airlangga Sebut RI Mampu Tangani Pandemi dan Pemulihan Ekonomi secara Seimbang

Menko Airlangga Sebut RI Mampu Tangani Pandemi dan Pemulihan Ekonomi secara Seimbang

Rilis
Gandeng TFAS dan Volta, SiCepat Ekspres Borong 10.000 Motor Listrik

Gandeng TFAS dan Volta, SiCepat Ekspres Borong 10.000 Motor Listrik

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.