Genjot Inovasi, Anak Usaha Pupuk Indonesia Raih Penghargaan

Kompas.com - 18/06/2019, 22:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Rekayasa Industri, salah satu anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) di bidang jasa EPCC (engineering, procurement, construction, comissioning) meraih penghargaan atas inovasi yang dilakukan. Penghargaan tersebut adalah Indonesia Most Creative Companies 2019.

Penghargaan tersebut diberikan kepada perusahaan yang mampu melakukan inovasi secara terus-menerus dan lahir dari kreativitas yang tanpa henti dengan menunjukkan kinerja secara konsisten dan menyeluruh.

“Sejak awal didirikan Rekind bertekad selalu mengedepankan inovasi dan kreativitas sumber dayanya dalam mewujudkan kemandirian industri di Tanah Air dengan mengembangkan bisnis perekayasaan dan rancang bangun atau Engineering, Procurement, Construction untuk proyek-proyek skala besar di bidang Energi, Mineral dan Kimia,” ujar Direktur Utama Rekind Yanuar Budinorman dalam keterangannya, Selasa (18/6/2019).

Baca juga: Rekayasa Industri Kembangkan Proyek Infrastruktur Global

Melalui inovasi dan kreasi, imbuh Yanuar, Rekind dapat tumbuh secara berkelanjutan dan mampu bersaing di tingkat global. Rekind membuka peluang inovasi dan kreativitas melalui pemberian kesempatan yang seluas-luasnya kepada karyawan untuk berkarya dan melakukan inovasi di berbagai bidang.

Gambaran inovasi dan kreativitas Rekind bisa dilihat dari diselesaikan danberoperasinya IPP PLTU 2 x 25 MW, di wilayah Mamuju, Sulawesi Barat. Proyek ini dikerjakan oleh anak usaha Rekind, PT Rekind Daya Mamuju (RDM).

Proyek ini juga merupakan dukungan perseroan dalam percepatan implementasi Proyek Strategis Nasional, terkait proyek percepatan pembangkit listrik 35.000 MW. IPP PLTU Mamuju sudah mendapat Commercial Operating Date (COD) dari PLN pada September 2018 dan kini memasuki tahap komersial.

Selain itu, Rekind juga tengah merealisasikan pengerjaan proyek pipanisasi gas Cirebon Semarang, yang akan segera dimulai dalam waktu dekat.

Baca juga: Kinerja Rekayasa Industri Diganjar Penghargaan

Di tingkat global, perluasan usaha Rekind diarahkan pada penetrasi pasar Asia Pasifik, khususnya pasar ASEAN, yang menitkberatkan pembangkit LNG/LPG Plant, gas purification dan valving station. Untuk kegiatan perluasan ini Rekind sudah mempunyai klien antara lain dari Australia, Malaysia dan Brunei Darussalam.

"Terhitung lebih dari seratus proyek di tingkat nasional maupun Asia Tenggara di bidang Petrokimia, Minyak dan Gas, Pembangkit Listrik serta Pengolahan Tambang sukses dibangun melalui Rekind," terang Yanuar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Whats New
Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Whats New
BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

Whats New
PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

Whats New
Ini Kriteria Perusahaan yang Masuk Papan Ekonomi Baru Bursa Efek Indonesia

Ini Kriteria Perusahaan yang Masuk Papan Ekonomi Baru Bursa Efek Indonesia

Whats New
RUU EBT Atur Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

RUU EBT Atur Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Whats New
Pengusaha: Bukan soal Angka Upah, tapi Perubahan Regulasi yang Ganggu Iklim Investasi

Pengusaha: Bukan soal Angka Upah, tapi Perubahan Regulasi yang Ganggu Iklim Investasi

Whats New
Kemenko Perekonomian: Jumlah Startup Indonesia Peringkat 6 Besar Dunia

Kemenko Perekonomian: Jumlah Startup Indonesia Peringkat 6 Besar Dunia

Whats New
Survei Litbang 'Kompas': Bandung Jadi Kota Metropolitan dengan Indeks Literasi Ekonomi Digital Tertinggi

Survei Litbang "Kompas": Bandung Jadi Kota Metropolitan dengan Indeks Literasi Ekonomi Digital Tertinggi

Whats New
Simak 6 Ciri-ciri Lowongan Kerja Bodong

Simak 6 Ciri-ciri Lowongan Kerja Bodong

Whats New
Dinilai Tidak Sesuai Spesifikasi LKPP Bekukan 20.652 Produk dalam E-Katalog

Dinilai Tidak Sesuai Spesifikasi LKPP Bekukan 20.652 Produk dalam E-Katalog

Whats New
Ombudsman Ungkap Malaadministrasi dalam Pendataan dan Penebusan Pupuk Bersubsidi

Ombudsman Ungkap Malaadministrasi dalam Pendataan dan Penebusan Pupuk Bersubsidi

Whats New
4 Solusi Kolaborasi Anti-Basi Menghadapi Badai PHK

4 Solusi Kolaborasi Anti-Basi Menghadapi Badai PHK

Work Smart
Menakar Potensi Industri Properti Tahun Depan

Menakar Potensi Industri Properti Tahun Depan

Whats New
Liburan Jadi Lebih Nyaman, Ini Solusi Tarik Tunai Saat Berada di Luar Negeri

Liburan Jadi Lebih Nyaman, Ini Solusi Tarik Tunai Saat Berada di Luar Negeri

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.