Buka Tenant di Go-Food Festival, Omzet Bakaro Grill Express Naik 3,7 Kali Lipat

Kompas.com - 21/06/2019, 20:00 WIB
Pendiri Bakaro Grilled Express, Anggit Budi Setiawan. KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA KEMALAPendiri Bakaro Grilled Express, Anggit Budi Setiawan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bakaro Grill Express merupakan salah satu tenant mitra Go-Food yang membuka gerai di Go-Food Festival (GFF). Gerai beef bowl tersebut membuka outlet di empat titik GFF, yakni di Gelora Bung Karno, Pasaraya, Kuningan City, dan Baywalk Pluit.

Pendiri Bakaro Grill Express, Anggit Budi Setiawan mengatakan, semenjak menjadi mitra di GFF, omzetnya tumbuh 3,7 kali lipat.

"Luar biasa kami rasakan. Dengan GFF kita lebih dikenal customer dan mereka dapat merasakan produk kita," ujar Anggit di Jakarta, Jumat (21/6/2019).

Anggit mengatakan, latar belakangnya adalah trading dan bisnis, yang mana jauh dari dunia kuliner. Namun, ia melihat potensi bisnis kuliner sangat besar. Orang-orang ingin merasakan makanan khas Indonesia namun dengan sentuhan  luar negeri. Hal itu yang kemudian diangkat Anggit dan partner bisnisnya begitu masuk ke dunia kuliner.

Dalam membangun usahanya, Anggit dan rekannya butuh modal sekitar Rp 200 juta-Rp 300 juta. Namun kini, omzet yang mereka dapatkan mencapai Rp 300 juta perbulan.

Anggit mengatakan, keunggulan Bakaro Grill Express daripada gerai sejenis yakni menggunakan bahan makanan premium dan segar. Ia juga selalu mendengar feedback dari pelanggan sehingga menjadi perbaikan ke depannya.

"Kita juga mengutamakan kecepatan karena marketnya perkantoran yang tidak bisa menunggu lama. Sehingga kalau rata-rata yang lain 10 menit, kami bisa buat dalam 5 menit," kata Anggit.

Sebelum bergabung dengan GFF, gerai pertama Bakoro Grill Express berada di depan UIN Ciputat. Saat ini, selain di GFF, mereka juga membuka cabang di Mal Ambasador. Anggit juga masih mencari-cari tempat lain di Jakarta untuk ekspansi selanjutnya.

Namun, Anggit mengaku belum ada rencana ekspansi ke luar Jabodetabek. Ia ingin pasar di Jakarta stabil terlebih dahulu sambil membangun brand dengan memperbaiki sistem, rasa, dan kualitas.

Bakoro hanya memiliki 14 karyawan yang mengelola outlet-outlet tersebut. Adapun penjualan perhari di seluruh outlet sekitar 500 porsi.

"Lebih dari 50 persen dari GFF, sisanya masih banyak yang datang langsung," kata Anggit.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X