Philip Morris: Jumlah Perokok Dewasa Akan Berkurang pada 2025

Kompas.com - 22/06/2019, 05:05 WIB
ilustrasi rokok shutterstockilustrasi rokok

JAKARTA, KOMPAS.com - Philip Morris International (PMI), pemegang saham utama PT HM Sampoerna Tbk, baru-baru ini merilis laporan bertajuk Sustainability Report atau Laporan Keberlanjutan.

Dalam laporan itu disebutkan, PMI memiliki visi untuk membebaskan dunia dari asap. Hal ini menjadi inti dari tujuan keberlanjutan dan strategi bisnis perusahaan itu.

Presiden Direktur PMI André Calantzopoulos mengatakan, perusahaan tembakau dapat menjadi perusahaan yang berkelanjutan. Hal ini dilakukan dengan mengganti rokok dengan produk alternatif yang lebih rendah risiko bagi para perokok dewasa yang memutuskan untuk terus merokok.

Baca juga: Kenaikan Cukai Bisa Dorong Peredaran Rokok Ilegal?

Tak hanya itu, berdasarkan laporan yang dikutip pada Sabtu (22/6/2019), perusahaan tembakau mengatasi tantangan di seluruh rantai nilai dan memanfaatkan peluang untuk menambah nilai bagi masyarakat.

"Laporan Keberlanjutan terbaru kami mencerminkan kerja keras dan dedikasi semua karyawan kami secara global dalam mencapai target masa depan bebas asap," ujar Calantzopoulos.

Laporan Keberlanjutan 2018 menguraikan bagaimana PMI mempercepat upaya untuk mencapai misinya membebaskan dunia dari asap. PMI memperkirakan bahwa 6,6 juta perokok dewasa telah berhenti merokok dan beralih ke IQOS, produk tembakau yang dipanaskan (bebas asap) keluaran perusahaan.

Aspirasi perusahaan adalah bahwa setidaknya 40 juta perokok dewasa akan beralih ke produk bebas asap PMI pada tahun 2025, mengurangi hingga sejumlah 55 juta perokok dewasa PMI pada tahun tersebut.

Baca juga: Sektor UMKM Bali Terdongkrak Produk Tembakau Alternatif

Dalam laporannya, PMI menyatakan memfokuskan sumber daya yang cukup untuk mencegah pekerja anak dan meningkatkan perbaikan kondisi tenaga kerja di sepanjang rantai nilainya. PMI juga mengurangi jejak lingkungan melalui energi yang lebih hijau, pengelolaan air dan sampah serta pelestarian keanekaragaman hayati, daratan dan hutan.

Dikatakan pula, PMI terus mengalihkan sumber dayanya ke produk bebas asap. Sebesar 92 persen dari investasi penelitian dan pengembangan perusahaan serta 60 persen dari pengeluaran komersial global perusahaan didedikasikan untuk produk-produk bebas asap.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X