[POPULER MONEY] Sri Mulyani Penguji Skripsi | Isu Tarif Listrik Naik

Kompas.com - 22/06/2019, 07:00 WIB
Foto bersama Prima Raka, Sri Mulyani, dan dosen penguji lainnya seusai sidang, Selasa (18/6/2019). Instagram @primaraka_Foto bersama Prima Raka, Sri Mulyani, dan dosen penguji lainnya seusai sidang, Selasa (18/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Berita mengenai viral Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjadi penguji sidang skripsi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) menjadi berita populer kanal Money Kompas.com, Jumat (21/6/2019). Sidang skripsi yang diuji sang menteri keuangan menuai beragam tanggapan dari netizen.

Ada pula klarifikasi Kementerian ESDM terkait isu kenaikan tarif tenaga listrik (TTL). Kementerian ESDM membantah kabar yang beredar di media spsial bahwa tarif listrik naik.

Berikut ini 5 berita populer kanal Money Kompas.com yang masih dapat disimak hari ini.

1. Ketika Sri Mulyani Jadi Penguji Sidang Skripsi Mahasiswa UI...

Di sela-sela kesibukannya sebagai Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati juga masih menjalankan tugas sebagai pengajar di Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI). Bahkan, Sri Mulyani juga menjadi penguji skripsi mahasiswa program sarjana di FEB UI.

Baru-baru ini, sejumlah mahasiswa FEB UI menjalani sidang skripsi dengan Sri Mulyani sebagai penguji. Momen langka itu pun viral di media sosial dan menuai beragam respons dari netizen, ada yang iri hingga ikut merasa deg-degan.

Bagaimana cerita soal sidang skripsi yang tak biasa itu? Baca selengkapnya di sini.

2. Kementerian ESDM Bantah Isu Kenaikan Tarif Listrik

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membantah isu kenaikan tarif tenaga listrik (TTL). Isu tersebut viral di media sosial akhir-akhir ini.

Meskipun tidak pernah naik sejak 2017, pemerintah hingga saat ini belum memiliki rencana menaikkan tarif listrik.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menhub Tawarkan Proyek LRT, MRT, hingga Bandara Didanai LPI

Menhub Tawarkan Proyek LRT, MRT, hingga Bandara Didanai LPI

Whats New
Aturan Baru, Peserta Program Kartu Prakerja Wajib Tonton Video Induksi

Aturan Baru, Peserta Program Kartu Prakerja Wajib Tonton Video Induksi

Whats New
[POPULER MONEY] Ketua Umum PBNU Jadi Komut KAI | Lowongan Kerja BUMN

[POPULER MONEY] Ketua Umum PBNU Jadi Komut KAI | Lowongan Kerja BUMN

Whats New
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Dibuka Hari Ini, Kuota 600.000 Peserta

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Dibuka Hari Ini, Kuota 600.000 Peserta

Whats New
Ini Alasan Erick Thohir Tunjuk Said Aqil Jadi Komut KAI

Ini Alasan Erick Thohir Tunjuk Said Aqil Jadi Komut KAI

Whats New
Lengkap, Rincian Biaya Admin Tabungan BNI, BRI, BTN, dan Mandiri

Lengkap, Rincian Biaya Admin Tabungan BNI, BRI, BTN, dan Mandiri

Spend Smart
Angkat Penjualan Tenun Ikat NTT Melalui Portal Online

Angkat Penjualan Tenun Ikat NTT Melalui Portal Online

Smartpreneur
Seberapa Penting Siapkan Masa Pensiun Sedari Dini?

Seberapa Penting Siapkan Masa Pensiun Sedari Dini?

Earn Smart
KKP: Tak Ada Kapal Asing di Laut Halmahera

KKP: Tak Ada Kapal Asing di Laut Halmahera

Whats New
UMKM Mau Jual Produknya di Kimia Farma? Ini yang Harus Diperhatikan

UMKM Mau Jual Produknya di Kimia Farma? Ini yang Harus Diperhatikan

Smartpreneur
Ada Peluang Kerja Sama, Bos Bank Islam Dubai Sowan ke Bank Syariah Indonesia

Ada Peluang Kerja Sama, Bos Bank Islam Dubai Sowan ke Bank Syariah Indonesia

Whats New
Pemerintah Dinilai Perlu Waspadai Serbuan Impor Baja dari China Setelah Pandemi

Pemerintah Dinilai Perlu Waspadai Serbuan Impor Baja dari China Setelah Pandemi

Whats New
Petani Didorong Manfaatkan Sistem Resi Gudang, Untuk Apa?

Petani Didorong Manfaatkan Sistem Resi Gudang, Untuk Apa?

Whats New
Luhut Sebut Mangrove Bisa Tingkatkan Pendapatan Negara, Begini masyarakat

Luhut Sebut Mangrove Bisa Tingkatkan Pendapatan Negara, Begini masyarakat

Rilis
[TREN KESEHATAN KOMPASIANA] Setahun Covid-19 di Indonesia | Vaksinasi dan Herd Immunity | Pengalaman Donor Plasma Konvalesen

[TREN KESEHATAN KOMPASIANA] Setahun Covid-19 di Indonesia | Vaksinasi dan Herd Immunity | Pengalaman Donor Plasma Konvalesen

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X