Agar Tidak Kalap, Begini Cara Memanfaatkan Musim Diskon

Kompas.com - 24/06/2019, 13:54 WIB
Ilustrasi diskon SHUTTERSTOCKIlustrasi diskon

JAKARTA, KOMPAS.com - Festival Jakarta Great Sale telah berakhir Minggu (23/6/2019) lalu sejak dibuka pada 25 Mei 2019. Acara ini digelar menjelang momentum perayaan ulang tahun Jakarta ke-492 pada 22 Juni 2019.

Meski festivalnya telah berakhir, beberapa gerai masih memberlakukan diskon hingga akhir Juni 2019.

Dengan berbelanja diskon, Anda memang mendapat barang-barang incaran drngan harga lebih murah. Namun, jika tidak bisa mengendalukan diri dan punya perencanaan matang, maka berpotensi membeli lebih banyak karena harganya yang lebih murah. Padahal, belum tentu barang yang dibeli tersebut berguna di kemudian hari.

Perencana keuangan Pandji Harsanto mengatakan, sebelum berburu barang diskon, pilah dulu barang mana yang dibutuhkan untuk dibeli, serta barang mana yang sekadar diinginkan.

"Boleh manfaatkan saja, dengan catatan memang sudah punya rekening hura-huranya, bukan dengan utang," ujar Pandji kepada Kompas.com, Senin (24/6/2019).

Berikut tips memanfaatkan potongan harga yang ditawarkan di musim diskon belanja, tapi keuangan tetap terjaga:

1. Berburu informasi diskon

Cari tahu sebanyak-banyaknya informasi soal merk atau barang apa saja yang sedang diskon. Bandingkan juga dengan harga normal, seberapa signifikan potongan harganya. Anda bisa mencari informasi tersebut melalui internet dan media sosial.

Apalagi jika promo tersebut ditawarkan toko online, maka Anda bisa window shopping terlebih dahulu sebelum memutuskan akan membelinya atau tidak.

2. Buat daftar belanja

Anda disarankan membuat daftar yang berisi produk apa saja yang ingin dibeli dengan promo atau diskon tersebut. Misalnya, Anda ingin membeli pakaian, sepatu, dan tas untuk bekerja maupun sekolah anak. Bisa juga berupa perkakas rumah tangga, termasuk furniture, kulkas, televisi, dan peralatan rumah lain.

Sebab, berbelanja tanpa perencanaan akan membuat Anda menjadi impulsif dalam membeli barang. Dengan adanya daftar belanja, maka Anda dapat menyaring mana yang benar-benar dibutuhkan.

3. Tentukan anggaran

Setelah menyusun wishlist, Anda juga harus membuat perencanaan soal anggaran yang akan dikeluarkan. Anda bisa membatasi pengeluaran dalam jumlah tertentu untuk berbelanja. Anggap saja anggaran yang Anda pegang ini akan jadi alarm yang akan berbunyi jika melewati batas yang sudah ditentukan sejak awal.

Namun, jika kondisi finansial terbatas, tentukan bujet terlebih dahulu sebelum menentukan barang apa yang akan dibeli.

4. Boleh gunakan dana darurat jika terpaksa

Dana darurat biasanya digunakan untuk sesuatu yang terjadi tanpa diduga untuk menutupi kekurangan bujet harian. Nanun, untuk memanfaatkan momen Jakarta Great Sale yang hanya setahun sekali, Anda boleh menggunakan dana darurat ini. Dengan catatan, ini langkah terakhir yang bisa diambil.

"Tapi hanya sementara. Setelah terpakai Anda harus disiplin untuk menutup kembali dana darurat tersebut,” kata Pandji.

Idealnya, dana darurat yang tersedia sebesar tiga kali pengeluaran bulanan untuk lajang, enam bulan pengeluaran untuk pasangan belum punya anak, dan 12 bulan untuk pasangan dengan anak.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rincian Terbaru Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian

Rincian Terbaru Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian

Spend Smart
Kemnaker Harap ACRF Buat Ketenagakerjaan ASEAN Lepas dari Dampak Buruk Covid-19

Kemnaker Harap ACRF Buat Ketenagakerjaan ASEAN Lepas dari Dampak Buruk Covid-19

Whats New
BUMN Ini Buka Rekrutmen Pegawai, Simak Posisi dan Syaratnya

BUMN Ini Buka Rekrutmen Pegawai, Simak Posisi dan Syaratnya

Whats New
Covid-19 dan Libur Panjang Pengaruhi IHSG, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Covid-19 dan Libur Panjang Pengaruhi IHSG, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Indonesia Kaya Bahan Baku, Luhut: Selama Ini Kita Hanya Gali-gali dan Ekspor...

Indonesia Kaya Bahan Baku, Luhut: Selama Ini Kita Hanya Gali-gali dan Ekspor...

Whats New
Panduan Cek Penerima BPUM UMKM BRI via Eform

Panduan Cek Penerima BPUM UMKM BRI via Eform

Whats New
Saat Sri Mulyani Mengaku Pernah Dapat Rapor Merah Kala Sekolah...

Saat Sri Mulyani Mengaku Pernah Dapat Rapor Merah Kala Sekolah...

Whats New
Pemerintah Putuskan Upah Minimum Tahun Depan Tidak Naik!

Pemerintah Putuskan Upah Minimum Tahun Depan Tidak Naik!

Whats New
Reksadana Terproteksi Masih Diminati Investor, Ini Sebabnya

Reksadana Terproteksi Masih Diminati Investor, Ini Sebabnya

Earn Smart
[POPULER MONEY]  Cara Dapat BLT UMKM bila Tempat Usaha Beda dengan Alamat KTP | Penjelasan BCA soal Deposito Hangus

[POPULER MONEY] Cara Dapat BLT UMKM bila Tempat Usaha Beda dengan Alamat KTP | Penjelasan BCA soal Deposito Hangus

Whats New
Memaknai Sumpah Pemuda dari Spirit Kewirausahaan

Memaknai Sumpah Pemuda dari Spirit Kewirausahaan

Smartpreneur
Dorong Pembangunan Ekonomi, Nuklir Bisa Dimanfaatkan untuk Pertanian

Dorong Pembangunan Ekonomi, Nuklir Bisa Dimanfaatkan untuk Pertanian

Whats New
Kronologi Nasabah BCA yang Mengaku Depositonya Hangus Setelah 32 Tahun

Kronologi Nasabah BCA yang Mengaku Depositonya Hangus Setelah 32 Tahun

Whats New
Akumindo: Ada 30an Juta UMKM Rontok Selama Pandemi karena Tak Mau Beralih ke Digital

Akumindo: Ada 30an Juta UMKM Rontok Selama Pandemi karena Tak Mau Beralih ke Digital

Whats New
Laba Bersih Astra Turun 12 Persen, Jadi Rp 14 Triliun

Laba Bersih Astra Turun 12 Persen, Jadi Rp 14 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X