BRI Optimistis Penyaluran Kredit Tumbuh 14 Persen di Semester II 2019

Kompas.com - 24/06/2019, 14:19 WIB
Direktur Utama BRI Suprajarto di Istana, Kamis (15/3/2018).KOMPAS.com/IHSANUDDIN Direktur Utama BRI Suprajarto di Istana, Kamis (15/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Bank BRI, Suprajarto menargetkan pertumbuhan kredit di semester II 2019 mencapai 14 persen. Dia meyakini situasi politik di Indonesia akan mempengaruhi pertumbuhan kredit.

“( Pertumbuhan kredit di semester II 2019) 12 sampai 14 persen lah. Saya masih optimis karena harapan kita mudah-mudaha MK (Mahkamah Konstitusi) segera memutus siapa (presiden) yang menang,” ujar Suprajarto di Jakarta, Senin (24/6/2019).

Menurut Suprajarto, pertumbuhan tersebut akan ditopang oleh kredit investasi dan kredit modal kerja.

“Saya ingin (kredit) investasi dan (kredit) modal kerja (mendorong pertumbuhan kredit), karena 5 tahun ke depan kalau sudah ditetapkan MK jauh lebih baik,” kata dia.

Sebelumnya, kredit mikro masih menjadi porsi terbesar dalam penyaluran kredit BRI dengan share mencapai 33,21 persen dari seluruh protofolio pinjaman. Angka ini naik dibandingkan Maret 2018 lalu yang sebesar 33,13 persen.

“Apabila dirinci, kredit mikro tumbuh 13,17 persen yoy, kredit konsumer tumbuh 9,63 persen yoy, kredit ritel dan menengah tumbuh 13,47 persen yoy, serta kredit korporasi tumbuh 14,15 persen yoy,” kata Suprajarto pada penaparan kinerja BRI Triwulan I 2019, di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Para akhir Maret 2019, penyaluran kredit di Bank BRI sebesar Rp 855,47 triliun. Nilai ini tumbuh 12,91 persen dibandingkan pada akhir Maret 2018 yang mencapai Rp 757,68 triliun.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X