KILAS

Ini Upaya Kementan untuk Genjot Ekspor Pertanian

Kompas.com - 24/06/2019, 15:11 WIB
Presiden Joko Widodo bersama Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat mengunjungi salah satu perkebunan kelapa sawit. Dok. Humas Kementerian Pertanian RIPresiden Joko Widodo bersama Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat mengunjungi salah satu perkebunan kelapa sawit.

"Bukan hanya berhasil meningkatkan produksi pertanian, Kementan juga berhasil mendorong sampai ekspor," ujar Ketua Komite II Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) M. Aji Mirza Wardana, Minggu (23/6/2019).

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, kelapa sawit masih menjadi produk ekspor andalan Indonesia. Ekspor sawit mencatatkan nilai sebesar 5.447,6 juta dollar Amerika Serikat (AS) ke 10 negara tujuan ekspor terbesar untuk periode Januari-Juni 2018. 

India masih menjadi pasar terbesar untuk sawit Indonesia dengan nilai ekspor 1.490,9 juta dollar AS, disusul Republik Rakyat Cina (RRC) 948 juta dollar AS, dan Pakistan senilai 686 juta dollar AS.

Untuk komoditas karet dan produk karet, membukukan nilai ekspor sebesar 2.332,7 juta dollar AS untuk 10 negara tujuan ekspor terbesar.

Amerika Serikat menjadi negara tujuan ekspor paling besar dengan total ekspor senilai 817,7 juta dollar AS, disusul Jepang 447,5 juta dollar AS, dan RRC senilai 317 juta dollar AS.

Sementara itu, nilai ekspor kakao mencapai 402,5 juta dollar AS dan nilai ekspor kopi sebesar 271,6 juta dollar AS.

Terkait aspirasi petani, Aji berpendapat, ke depannya Kementan perlu lebih banyak lagi menggandeng pihak-pihak, seperti sesama lembaga negara, pemerintah daerah, asosiasi, komunitas, sehingga makin optimal menyerap aspirasi petani.

Menurutnya, dengan optimalnya penyerapan aspirasi petani, hasil produksi pertanian otomatis akan ikut lebih meningkat.

"Nantinya ini akan jadi prestasi luar biasa untuk masa depan hasil pertanian Indonesia, yang selama ini dikenal sering impor, jadi ekspor," ucap Aji Mirza.

Aji pun mengapresiasi kepemimpinan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, yang diakuinya membawa banyak perubahan, terutama dari sisi komoditas pertanian.

"Mulai sudah banyak yang swasembada komoditas pertanian. Ya, sekarang ini kan telah banyak juga mampu untuk melakukan ekspor," ucap Aji.

Untuk itu, dia berharap, capaian di sektor pertanian itu dapat didukung semua komponen bangsa sehingga akan lebih banyak lagi komoditas yang berhasil di ekspor.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X