AirAsia Mulai Tertarik Indonesia Timur, Ini Rute yang Dilirik

Kompas.com - 24/06/2019, 19:02 WIB
Pesawat AirAsia Indonesia bertipe Airbus 320 dengan gambar bertema pariwisata dan budaya Indonesia berupa Candi Borobudur, Gunung Bromo, dan Wayang serta logo Wonderful Indonesia dipamerkan di area Garuda Maintainance Facilities (GMF) Aeroasia, Banten, Rabu (13/9/2017). KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Pesawat AirAsia Indonesia bertipe Airbus 320 dengan gambar bertema pariwisata dan budaya Indonesia berupa Candi Borobudur, Gunung Bromo, dan Wayang serta logo Wonderful Indonesia dipamerkan di area Garuda Maintainance Facilities (GMF) Aeroasia, Banten, Rabu (13/9/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memberikan keleluasaan kepada AirAsia Indonesia untuk menerbangi rute-rute di luar rute gemuk atau ramai.

Hal ini disambut baik AirAsia Indonesia dengan memberikan kepastian membuka rute penerbangan ke wilayah Indonesia timur.

"Sudah ada dua yang terealisasi," ujar CEO AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan di Jakarta, Senin (25/6/2019).

Hari ini AirAsia mengumumkan akan membuka 5 rute penerbangan domestik, salah satunya yakni Bali- Labuan Bajo. Penerbangan ini akan dilakukan mulai 1 Agustus 2019.

Baca juga: Luhut: Soal Maskapai Asing, Sementara AirAsia Aja Dulu...

Selain Labuan Bajo, Dendy mengatakan bahwa AirAsia juga melirik rute penerbangan ke Sorong, Papua Barat. Saat ini hal itu masih didiskusikan di internal perusahaan.

"Kami juga ingin terbang ke Sorong seperti yang diharapkan pemerintah juga," kata dia.

"Tetapi kami juga ingin ke daerah lain yang wisata atau bagaimana bisa dikembangkan juga dengan penerbangan AirAsia," sambung dia.

Baca juga: AirAsia Indonesia Tambah 5 Rute Domestik

Sebelumnya, AirAsia Indonesia sudah membuka penerbangan ke Lombok. Bahkan Lombok juga dijadikan salah satu hub untuk membantu ekspansi ke Indonesia timur.

Pakan lalu, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menilai AirAsia Indonesia perlu diperbesar dalam hal persaingan maskapai domestik.

Ia bahkan mengatakan bahwa pemerintah akan memberikan keleluasaan kepada AirAsia Indonesia dengan tidak memberikan rute gemuk, namun juga rute kering.

Hal itu ia sampaikan saat ditanya terkait wacana mengundang maskapai asing ke Indonesia.

"Kalau maskapai asing kan sudah ada. Sementara saya kira kita kasih AirAsia aja dulu kita besarkan," ujarnya di Jakarta, Jumat (21/6/2019).

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X