Cari Utangan Lewat Sukuk, Pemerintah Kebanjiran Peminat

Kompas.com - 25/06/2019, 20:10 WIB
ilustrasi rupiah thikstockphotosilustrasi rupiah

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara untuk mendapatkan dana segar berupa utang pada hari ini.

Meski hanya menargetkan Rp 6 triliun, namun pemerintah akhirnya mengambil dana hingga Rp 8 triliun dari lelang surat utang tersebut.

Berdasarkan siaran pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, pemerintah kebanjiran permintaan.

Dari target Rp 6 triliun, namun total penawaran yang masuk mencapai Rp 40,2 triliun atau hampir 7 kali lipat dari target indikatif.

Baca juga: Pemerintah Cari Utangan Lagi, Kali Ini lewat Sukuk Rp 6 Triliun

"Namun total nominal yang dimenangkan dari keenam seri yang ditawarkan tersebut adalah Rp 8 triliun," tulis DJPPR, Selasa (25/6/2019).

Adapun 6 seri surat utang yang dilelang yakni SPN-S 01122019, PBS014, PBS019, PBS021, PBS022, dan PBS015.

Sementara itu jadwal jatuh temponya mulai dari 1 Desember 2019 hingga 15 Juli 2047. 

Sebelumnya pemerintah mengumumkan akan melelang Sukuk Negara untuk mendapatkan pendanaan segar.

Dana itu akan digunakan untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara ( APBN) 2019.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X