Menko Darmin Tak Mau Ambil Pusing soal Perang Dagang AS dan China

Kompas.com - 26/06/2019, 16:58 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (22/1/2019). Kompas.com/Mutia FauziaMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (22/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengaku tak mau ambil pusing terkait perang dagang antara Amerika Serikat dan China.

Ketimbang mengurusi urusan kedua negara tersebut, lanjut Darmin, lebih baik masyarakat mengambil peluang dari situasi tersebut.

“Memang namanya juga itu orang-orang (AS dan China lagi) perang, dia eskalasi sendiri. Sudahlah kita itu tidak ikut perang dagang kok jadi pusing,” ujar Darmin di Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Baca juga: Perang Dagang, Jangan Terlalu Berharap pada Pertemuan Trump-Xi Jinping

Darmin menambahkan, akan lebih baik jika kita menggenjot investasi ketimbang memikirkan dampak perang dagang. Sebab, dengan menarik investasi ke dalam negeri bisa meningkatkan perekonomian nasional.

“Yang kita perlukan adalah bagaimana menarik orang datang investasi ke sini, supaya dia jangan kena urusan perang dagang. Carinya jangan yang susah, tapi yang enak dong,” kata Darmin.

Sebelumnya, Amerika Serikat telah mengumumkan pengenaan tarif 25 persen untuk barang-barang China senilai 250 miliar dollar AS, mulai dari semikonduktor hingga furnitur, yang diimpor ke negara tersebut.

Presiden AS Donald Trump pun telah mengancam bakal mengenakan tarif pada barang lain senilai 325 miliar dollar AS, mencakup hampir semua produk impor China yang tersisa, termasuk produk-produk seperti ponsel, komputer dan pakaian.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X