BEI Tunggu Penjelasan HERO soal Penutupan 6 Gerai Giant

Kompas.com - 26/06/2019, 18:34 WIB
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna Setia. AMBARANIE NADIA KEMALADirektur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna Setia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bursa Efek Indonesia ( BEI) telah menghubungi manajemen PT Hero Supermarket Tbk (HERO) untuk menjelaskan perihal penutupan enam gerai Giant.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna Setia mengatakan, permintaan itu dilayangkan BEI pada Senin (24/6/2019). Sedianya Giant selaku emiten harus memberi penjelasan dalam waktu tiga hari.

"Sekarang tinggal nunggu penjelasannya. Kita berikan waktu tiga hari, jadi berilah kesempatan mereka menjawab," ujar Nyoman di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Bukan sekali ini saja Hero menutup gerai Giant. Tahun lalu, beberapa gerai Giant juga ditutup dan berlanjut di awal tahun 2019.

Baca juga: Soal Nasib Karyawan Giant yang Gerainya Ditutup, Ini Tanggapan Manajemen

Nyoman mengatakan, tahun lalu, BEI juga meresponsnya dengan meminta klarifikasi manajemen Hero. Saat itu, manajemen menjelaskan bahwa penutupan gerai Giant dan Hero mempertimbangkan dari sisi operasional dan bisnis. Penutupan dianggap perlu dilakukan dalam rangka efisiensi.

"Informasi yang sebelumnya kita peroleh juga, beberapa kali pernah dan kita tanyakan, salah satu hal yang jadi pertimbangan mereka melakukan evaluasi mana yang profitable dan akan diteruskan, dan yang mana gerai yang akan ditutup," kata Nyoman.

Nyoman mengatakan, dinamika bisnis terus bergerak. Tak selamanya toko-toko ritel meraup keuntungan yang sama di masing-masing daerah. Mungkin manajemen menganggap sejumlah gerai kurang menghasilkan, atau malah minus, sehingga terpaksa ditutup.

Begitu melihat potensi inefisiensi, maka manajemen wajib mereview operasional mereka untuk memastikan ke mana fokus mereka.

Oleh karena itu, kata Nyoman, sah-sah saja jika manajemen memutuskan bahwa penutupan sejumlah gerai akan membantu menyelamatkan perusahaan.

"Manajemen ini justru memperhatikan dinamika yang ada dan memberikan kesempatan manajemen untuk menjalankan fungsinya dalam menentukan arah," kata Nyoman.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X