Pengusaha Besar Diajak Investasi di KEK Mandalika

Kompas.com - 26/06/2019, 22:01 WIB
Para pengunjung pantai Kuta Lombok sedang berswafoto membela pantai dengan tulisan pantai Kuta Lombok, Kamis (6/6/2019)KOMPAS.com/IDHAM KHALID Para pengunjung pantai Kuta Lombok sedang berswafoto membela pantai dengan tulisan pantai Kuta Lombok, Kamis (6/6/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pengusaha besar diajak untuk berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ajakan itu diutarakan Presiden Joko Widodo dalam pertemuan dengan para pengusaha tersebut.

Adapun para konglomerat yang diundang Jokowi dalam pertemuan membahas KEK Mandalika antara lain Chairul Tanjung, Peter Sondakh, Hary Tanoesoedibjo, Eka Tjandranegara, Dato Sri Tahir, Muchtar Wijaya, Sulistyo dan Budi Hartono.

"Presiden mempromosikan Mandalika. Karena Mandalika sudah dipromosikan, sudah mulai dibangun, intinya presiden menyatakan Mandalika is open for business untuk pengusaha besar dalam negeri," kata Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer dalam keterangannya, Rabu (26/6/2019).

Baca juga: Ada Sirkuit MotoGP, Mandalika Bakal Lebih Besar dari Nusa Dua

Mendengar pernyataan Jokowi, para konglomerat yang hadir pun akan melakukan pembahasan lebih lanjut.

"Nanti mereka akan kontak-kontak lagi. Tadi Presiden minta proaktif ke sana," jelas Abdulbar.

KEK Mandalika akan menjadi tuan rumah perhelatan balap motor MotoGP 2021. Dengan adanya penyelenggaraan MotoGP diharapkan kawasan tersebut semakin menjadi destinasi favorit untuk wisatawan mancanegara berwisata.

Berbagai pembangunan infrastruktur dasar untuk mendukung gelarab tersebut dilakukan. Mulai dari pembangunan jalan akses dari dan ke bandara, pelebaran runway atau landas pacu bandara, hingga perbaikan pelabuhan untuk cruise.

Adapun ITDC akan mulai membangun sirkuitnya bersama Vinci.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X