Jelang Putusan MK soal Pilpres, Rupiah Bergerak Melemah

Kompas.com - 27/06/2019, 09:40 WIB
Ilustrasi rupiah dan dollar AS THINKSTOCKSIlustrasi rupiah dan dollar AS

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari ini, Kamis (27/6/2019) Mahkamah Konstitusi (MK) bakal menggelar sidang pengucapan putusan sengketa hasil pilpres. Sidang tersebut bakal dimulai pada pukul 12.30 dan digelar lebih cepat dari batas akhir pembacaan putusan sengketa yang jatuh pada Jumat (28/6/2019).

Ekonom Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan, rupiah hari ini diperkirakan melemah seiring pembacaan putusan MK. 

Baca juga: JEO-Hal-hal yang Perlu Kita Tahu soal Sengketa Hasil Pemilu 2019

Namun demikian, pergerakan rupiah juga banyak dipengaruhi oleh faktor eksteral yaitu pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden China Xi Jin Ping pada KTT G20 yang dikhawatirkan deadlock.

"Eskalasi trade war masih menjadi momok bagi investor global," ujar dia ketika dihubungi Kompas.com, Kamis (27/6/2019).

Pada  hari ini, nilai tukar rupiah  antarbank terpantau melemah  tipis 3  poin menjadi  Rp 14.178 per dollar AS dari penutupan kemarin  Rp 14.175 per dollar AS.

Baca juga: JEO-Tren dan Tips Bisnis Jastip Raup Rupiah

Bhima mengatakan, investor akan memiliki kecenderungan untuk mencari aset yang lebih aman dengan membeli dollar AS dan menghindari aset di negara berkembang.

" Rupiah diperkirakan bergerak di range Rp 14.180 hingg Rp 14.200." ujar dia.

Adapun ekonom Centre of Reform on Economics (Core) Piter Abdullah menilai, reaksi pendukung pasangan calonlah yang lebih berpengaruh terhadap pergerakan rupiah.

"Yang lebih berdampak justru bagaimana pendukung paslon terhadap hasil putusan MK. Apabila pendukung paslon bisa menerima apapun hasil MK, dampaknya terhadap rupiah akan positif," ujar dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X