Milenial, Jangan Lupakan Investasi untuk Masa Depan

Kompas.com - 27/06/2019, 12:45 WIB
IlustrasiThinkstockphotos.com Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Generasi milenial sudah saatnya mulai memikirkan mulai investasi untuk persiapan masa depan. Berkembangnya tren digital pun memberikan banyak pilihan milenial untuk berinvestasi.

Tentu saja kesempatan ini tudak boleh terlewatkan, apalagi kalau terjebak dalam gaya hidup konsumtif. Berapapun penghasilan yang diterima akan habis jika kita mengikuti gaya hidup konsumtif tersebut.

Milenial yang sudah berpenghasilan, harus mulai memikirkan investasi, karena investasi dapat membantu mempersiapkan kebutuhan di masa depan. Sebagai contoh adalah liburan, beribadah, membeli rumah atau mempersiapkan pensiun.

Baca juga: Ini 3 Kebiasaan Bodoh Milenial yang Bikin Boros Uang

Marsangap P Tamba, Direktur Utama PT Danareksa Investment Management (DIM) mengatakan, penting bagi milenial untuk mempersiapkan masa depan dengan memahami cara mengelola keuangan yang baik dan benar.

Dengan penghasilan yang diterima, sedari dini milenial harus kelola pengeluaran dan investasi untuk masa depan.

“Salah satu instrumen investasi yang dapat dimanfaatkan oleh milenial adalah reksa dana, karena merupakan produk investasi yang mudah, aman dan terjangkau sehingga dapat membantu mempersiapkan kebuhan di masa depan dengan cara menyisihkan dari penghasilan, bukan dengan menunggu kalau ada sisa. Ini rumus penting yang perlu dicoba," jelas Marsangap dalam keterangannya, Kamis (27/6/2019).

Baca juga: Mau Investasi Reksa Dana di E-Commerce? Ini Ragam Pilihan Produknya

Marsangap juga menyampaikan, DIM memberikan pilihan produk yang lengkap yang bisa dipilih oleh calon investor muda. Milenial bisa memilih reksa dan pasar uang yang bisa digunakan untuk kebutuhan jangka pendek hingga ke reksa dana saham untuk kebutuhan jangka panjang.

"Salah satu produk DIM yang bisa dipilih adalah Danareksa Seruni Pasar Uang 2," tutur Marsangap.

Proses investasi pun tergolong mudah. Registrasi maupun transaksi pembelian dan penjualan kembali dapat dilakukan secara online dan untuk minimum investasinya pun bisa dimulai dari Rp 10.000 sehingga tentunya selain mudah juga kini menjadi lebih terjangkau.

"Dengan adanya cara transaksi online tersebut, maka milenial kini dapat berinvestasi kapan saja dan di mana saja dan bagi milenial, proses seperti ini tentu menyenangkan," jelas dia.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X