Obligasi BTN Kelebihan Permintaan Hingga Rp 3,14 Triliun

Kompas.com - 27/06/2019, 13:02 WIB
Direktur Utama BTN Maryono ketika memberikan penjelasan kepada wartawan di kantornya, Kamis (25/10/2018). Kompas.com/Mutia FauziaDirektur Utama BTN Maryono ketika memberikan penjelasan kepada wartawan di kantornya, Kamis (25/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Obligasi Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) III tahap II PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengalami kelebihan permintaan hingga Rp 4,1 triliun.

Perolehan tersebut lebih tinggi dari target indikatif yang diproyeksi akan meraup pendanaan sebesar Rp 3,14 triliun.

Tiga seri obligasi PUB III Bank BTN pada tahap kedua ini semua meraih kelebihan permintaan.

“Meskipun kondisi pasar modal masih bergejolak selepas Pemilu Presiden, dan kondisi ekonomi global terdampak perang dagang, namun minat dari para investor terhadap obligasi Bank BTN cukup besar karena kinerja kami positif di mata investor,” kata Direktur Utama Bank BTN, Maryono lewat keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (27/6/2019).

Untuk seri A, jumlah pokok yang ditawarkan sebesar Rp 1.756.500.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,75 persen per tahun. Seri A yang jatuh tempo 8 Juli 2020 tersebut mendapatkan kelebihan permintaan sebesar Rp 256,5 miliar dari proyeksi awal sebesar Rp 1,5 triliun.

Sementara Seri B juga tidak kalah peminatnya, dengan jumlah pokok yang ditawarkan mencapai Rp 1.168.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,75 persen per tahun.

Perolehan dari seri B yang jatuh tempo tanggal 28 Juni 2022 tersebut lebih banyak dibandingkan target awal yang dipatok yakni sebesar Rp 803 miliar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kelebihan permintaan signifikan juga diraih obligasi Seri C dengan tingkat bunga tetap sebesar 9 persen per tahun yang akan jatuh tempo 28 Juni 2024 meraih permintaan sebesar Rp 1.219.500.000.000 lebih tinggi dibandingkan yang tercantum di Informasi Tambahan Ringkas yang disampaikan ke BEI pada 12 Juni lalu yaitu Rp 835 miliar.

“Faktor yang membuat Obligasi Bank BTN cukup menarik adalah tingkat bunga yang ditawarkan, karena saat ini kecenderungan yield SUN bertenor 1 tahun, 3 tahun dan 5 tahun yang menjadi benchmark obligasi PUB III BTN tahap II ini melandai dalam kurun 1 bulan ini,” ujar Maryono.

Dengan tingkat bunga yang menarik, banyak Investor yang mengkoleksi obligasi PUB III tahap II.  Adapun mayoritas investor yang menggenggam obligasi Bank BTN tersebut adalah perbankan dan perusahaan asset management.

“Dana hasil penerbitan Obligasi PUB III Bank BTN tahap II ini akan digunakan untuk ekspansi kredit guna mengejar target pertumbuhan bisnis tahun ini,” ucap dia.

Bank BTN telah merencanakan  Obligasi Penawaran Umum Berkelanjutan III sejak Juli tahun 2017 dengan nilai maksimal Rp 10 triliun. Adapun Obligasi PUB III BTN tahap I dicatatkan pada tanggal 14 Juli 2017 dengan nilai sebesar Rp 5 triliun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.