Garuda Berharap Akses Infrastruktur di Bandara Kertajati Ditingkatkan

Kompas.com - 27/06/2019, 16:33 WIB
Pemandangan Bandara Internasional Kertajati pada malam hari.Dok BIJB Pemandangan Bandara Internasional Kertajati pada malam hari.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Operasi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Bambang Adisurya Angkasa berharap akses infrastruktur dari dan menuju Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat dapat terus ditingkatkan.

Hal ini menyusul dipindahkannya rute penerbangan domestik dengan pesawat jet dari Bandara Husein Sastranegara Bandung ke Kertajati.

"Garuda Indonesia berharap pengembangan layanan operasional melalui Bandara Internasional Kertajati di Majalengka ini kedepannya dapat terus dioptimalkan, khususnya melalui penyediaan akses sarana prasana dan infrastruktur dari dan menuju Bandara Internasional Kertajati yang dapat memberikan berbagai pilihan kemudahaan bagi penumpang” ujar Bambang dalam keterangan tertulisnya, Kamis (27/6/2019).

Baca juga: Catat, Ini 13 Rute Penerbangan yang Dipindahkan ke Bandara Kertajati

Garuda Indonesia memastikan kesiapannya dalam mendukung rencana perpindahan layanan operasional penerbangan rute domestik dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung ke Bandara Internasional Kertajati Majalengka.

Melalui perpindahaan tersebut, terhitung mulai tanggal 01 Juli 2019 mendatang, rute Bandung – Denpasar yang sebelumnya dilayani Garuda Indonesia dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung akan mulai beroperasi dari Bandara Internasional Kertajati Majalengka.

Sementara untuk penumpang dari Denpasar terhitung tanggal 30 Juni 2019 juga akan mendarat di Bandara Internasional Kertajati Majalengka.

"Kami telah melakukan koordinasi intensif dengan seluruh stakeholder layanan kebandarudaraan setempat untuk memastikan kesiapan operasional layanan penerbangan dan sarana-prasana infrastruktur akses penumpang menuju Bandara Kertajati, Majalengka dapat terakomodir dengan baik," kata dia.

Baca juga: Ini Alasan Menhub Pindahkan 13 Penerbangan dari Bandung ke Bandara Kertajati

Bambang mengimbau penumpang untuk nantinya dapat berangkat lebih awal menuju bandara untuk mengantisipasi penyesuaian alur penumpang maupun akses menuju Bandara Internasional Kertajati tersebut.

"Penumpang nantinya juga dapat mengakses fasilitas Damri gratis sesuai dengan ketentuan yang berlaku dari pihak pengelola Damri, hingga potongan harga khusus moda transportasi travel yang rencananya akan disiapkan oleh stakeholder layanan kebandarudaraan dalam mendukung penyediaan akses sarana prasana menuju Bandara Internasional Kertajati," ucap dia.

Perpindahan rute Kertajati-Denpasar ini diharapkan turut mempercepat pertumbuhan perekonomian baru dan pariwisata di daerah Jawa Barat dan sekitarnya melalui perluasan akses konektivitas penerbangan nasional.

Baca juga: Akan Ada 56 Pergerakan Pesawat di Bandara Kertajati Setelah 1 Juli 2019

Denpasar sebagai salah satu hub Garuda Indonesia diharapkan dapat memudahkan mobilisasi para turis mancanegara menuju kawasan Jawa Barat sehingga ke depannya diharapkan potensi pariwisata Jawa Barat dan sekitarnya dapat terus meningkat.

Penerbangan Kertajati - Denpasar akan diberangkatkan dengan nomor penerbangan GA 334 dari Bandara Kertajati pada pukul 06.20 waktu setempat dan tiba di Denpasar pada pukul 09.05 waktu setempat. Sedangkan penerbangan Denpasar - Kertajati akan diberangkatkan dengan nomor penerbangan GA 335 pada pukul 13.20 waktu setempat dan tiba di Bandara Kertajati pada pukul 14.15 waktu setempat.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X