[POPULER MONEY] Pemerintah Pangkas Kompensasi ke PLN | Giant Tutup Gerai

Kompas.com - 28/06/2019, 06:33 WIB
Ilustrasi listrik KOMPAS / WAWAN H PRABOWOIlustrasi listrik

Pemerintah Zimbabwe mengambil langkah kontroversial yaitu pelarang penjualan mata uang asing, termasuk dollar AS di dalam negeri.

Langkah tersebut beriringan dengan pengenalan kembali mata uang Zimbabwe dollar yang sempat ditinggalkan lantaran hiperinflasi pada 2009 lalu sehingga mereka harus mengadopsi dollar AS dan mata uang Afrika Selatan, rand.

Seperti dikutip dari BBC, Kamis (27/6/2019) langkah tersebut mengejutkan warga negara Zimbabwe yang tak lagi percaya pada mata uang lokal.

Baca selengkapnya di sini.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X