KKP Pulangkan 5 Nelayan Indonesia dari Malaysia

Kompas.com - 28/06/2019, 09:46 WIB
Ilustrasi nelayan KOMPAS/GREGORIUS MAGNUS FINESSOIlustrasi nelayan

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP) bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) telah memulangkan nelayan Indonesia yang sebelumnya ditangkap atas dugaan penangkapan ikan ilegal di perairan Malaysia.

"Lima nelayan tersebut tiba di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara pada Kamis sekitar pukul 08.00 WIB," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Agus Suherman dalam siaran pers, Jumat (28/6/2019).

Agus mengatakan, kelima nelayan yang berasal dari desa yang sama tersebut diterima oleh Stasiun PSDKP Belawan saat tiba di Bandara Kualanamu.

Baca juga: Kado Jokowi, Petani dan Nelayan Akan Dapat Mesin Pompa-Elpiji Gratis

"Selanjutnya, kelima nelayan diserahterima secara resmi kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Langkat untuk diserahkan kepada keluarga  masing-masing," jelas Agus.

Sebelumnya, 5 nelayan yang berasal dari Desa Sei Lepan Sumatera Utara itu ditangkap oleh aparat Pemerintah Malaysia dengan tuduhan melakukan aktivitas illegal fishing di wilayah perairan Malaysia pada September 2018.

Selama berada di Malaysia, para nelayan mendapatkan pendampingan dari Kedutaan Besar Indonesia di Malaysia.

Baca juga: Ditangkap Petugas Australia, 14 Nelayan RI Dipulangkan Bertahap

Pemulangan 5 nelayan kali ini membuat KKP dan Kemenlu berhasil memulangkan 101 nelayan selama tahun 2019. Adapun rinciannya, 16 nelayan pulang dari Malaysia, 18 orang dari Timor Leste, 36 orang dari Myanmar, 11 orang dari Thailand, dan 20 orang dari Australia.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X