BI: Berakhirnya Sidang Sengketa Pilpres Beri Sentimen Positif

Kompas.com - 28/06/2019, 16:39 WIB
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo  ketika memberikan keterangan kepada awak media di Kompleks BI, Jakarta, Jumat (28/6/2019). MUTIA FAUZIADeputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo ketika memberikan keterangan kepada awak media di Kompleks BI, Jakarta, Jumat (28/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Mahkamah Konstitusi ( MK) telah menggelar sidang putusan sengketa hasil PemiluPresiden 2019 kemarin, Kamis (27/9/2019).

Dalam sidang tersebut, majelis hakim MK menolak seluruh gugatan sengketa hasil pilpres yang diajukan pasangan calon presiden-calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut MK, permohonan pemohon tidak beralasan menurut hukum. Dengan demikian, pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin akan memimpin Indonesia periode 2019-2024.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo mengatakan, berakhirnya sengketa hasil pilpres tersebut memberikan sentimen positif bagi kondisi perekonomian dalam negeri. Pasalnya, hal tersebut bakal memberikan kepastian bagi investor dan pelaku ekonomi.

Baca juga: Usai Putusan MK, Rupiah Menguat Terbatas

"Keputusan tersebut tentu bakal memberikan sentimen bagus bagi kondisi ekonomi. Hal ini karena bisa memberikan kepastikan hukum sehingga membuat investor tidak lagi wait and see," ujar Dody ketika ditemui di kompleks BI, Jakarta, Jumat (28/6/2019).

Sebelumnya, Ekonom Maybank Indonesia Myrdal Gunarto mengatakan, sentimen domestik atau dibacakannya putusan hasil akhir sidang MK tersebut menimbulkan reaksi positif investor terhadap kondisi politik yang stabil. Hasil keputusan MK tersebut akan mendominasi pergerakan rupiah hari ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Rupiah diperkirakan akan menguat, meski relatif terbatas mengingat ini periode akhir bulan yang rawan profit taking di pasar keuangan maupun pemenuhan kebutuhan rutin dollar di periode akhir bulan dari pelaku bisnis maupun BUMN dan pemerintah," ujar Myrdal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.