GWM Dilonggarkan, Sistem Perbankan Dapat Tambahan Rp 25 Triliun

Kompas.com - 28/06/2019, 20:10 WIB
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo  ketika memberikan keterangan kepada awak media di Kompleks BI, Jakarta, Jumat (28/6/2019). MUTIA FAUZIADeputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo ketika memberikan keterangan kepada awak media di Kompleks BI, Jakarta, Jumat (28/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelonggaran Giro Wajib Minimum (GWM) oleh Bank Indonesia (BI) bakal mulai berlaku 1 Juli 2019 mendatang.

BI memutuskan untuk menurunkan GWM, baik untuk bank konvensional maupun bank syariah masing-masing 50 basis points (bps) menjadi 6 persen untuk bank konvensional dan 4,5 persen untuk bank syariah.

Pelonggaran GWM ini dimaksudkan untuk menambah ketersediaan likuiditas sehingga perbankan bisa lebih leluasa menyalurkan kredit.

Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengatakan, dengan pelonggaran GWM ini, sistem perbankan bisa mendapatkan tambahan dana sebesar Rp 25 triliun.

Baca juga: Tambah Likuiditas Perbankan, BI Turunkan Giro Wajib Minimum

"Tolong lihat dynamic impact-nya. Jadi tidak hanya berhenti di Rp 25 triliun karena tentunya perbankan dengan Rp 25 triliun bisa memutarkan dana tersebut untuk menghasilkan suatu multiplier effect yang besar dari sisi kredit," ujar dia ketika ditemui di kawasan kompleks BI, Jakarta, Jumat (28/6/2019).

Dengan penurunan GWM tersebut, Dody mengatakan perbankan bakal bisa mendapatan tambahan ekspansi kredit yang cukup besar.

Tidak hanya itu, dana yang didapatkan dari penurunan kredit juga bisa diputar dalam bentuk SBN tanpa berpotensi menurunkan penyaluran di sektor kredit. Sebab menurut Dody, perbankan masih memiliki ruang untuk menumbuhkan permintaan kredit yang sekarang berada pada posisi 11 persen dari range target BI 10 persen hingga 12 persen.

"Dengan dana yang diperoleh dari penurunan GWM dia bisa gunakan untuk apapun. tapi bahwa demand dikredit turun tidak juga. karena kredit tumbuh 11 persen. Tidak ada kredit mengalami perlambatan. Room untuk kredit tumbuh masih ada," ujar dia.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X