Waskita Karya Garap Pengembangan Terminal I Bandara Juanda Senilai Rp 685,5 Miliar

Kompas.com - 28/06/2019, 21:33 WIB
Direksi PT Waskita Karya saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Kamis (9/5/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMADireksi PT Waskita Karya saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Kamis (9/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk. ( KOMPAS100: WSKT) menggarap proyek pengembangan Terminal 1 Bandara Juanda Surabaya senilai Rp 685,5 miliar.

President Director Waskita Karya I Gusti Ngurah Putra merinci proyek tersebut terdiri dari pembangunan terminal baru seluas 30.000 m2 di sebelah utara T 1 Eksisting. Kemudian, renovasi terminal eksisting seluas 60.000 m2, termasuk perluasan koridor airside, serta Perluasan Lahan Parkir dan Beautifikasi Toll Gate.

“Proyek ini digarap sendiri oleh PT Waskita Karya dengan dibantu oleh beberapa subkontraktor spesialis seperti konstruksi baja, plafond metal, baggage handling system, travelator, dan elektronika bandara,’’ ucap Gusti dalam siaran persnya yang dikutip Kompas.com, Jumat (29/6/2019).

Baca juga: Bidik Peluang Bisnis Konstruksi RI, Perusahaan Korsel Gandeng Waskita Karya

Adapun tender dilaksanakan secara terbatas, yakni hanya kontraktor yang terdaftar di dalam VMS PT Angkasa Pura I dan memenuhi kualifikasi yang diundang. Pelaksanaan proyek ditargetkan selama 12 bulan.

"Jika pelaksanaan pekerjaan dimulai Juli 2019, maka ditargetkan selesai pada Juni 2020," ujarnya.

Perluasan Terminal 1 Bandara Juanda tersebut akan digunakan untuk Terminal Umrah dengan penambahan kapasitas jumlah penumpang mencapai 15 juta pax/tahun.

Sedangkan renovasi pada Terminal 1 ini bertujuan untuk menyatukan terminal keberangkatan di sisi kiri dan terminal kedatangan di sisi kanan, serta meremajakan tampilan interior.

Selain itu juga, untuk meningkatkan kenyamanan bagi pengguna jasa bandara, sehingga harapannya di tahun mendatang peningkatan jumlah penumpang bisa diantisipasi.

Selama proses renovasi, operasional bandara tetap bisa berjalan seperti biasa.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erick Thohir Beberkan Alasan Pemerintah Tidak Pilih Vaksin Covid-19 Pfizher dan Moderna

Erick Thohir Beberkan Alasan Pemerintah Tidak Pilih Vaksin Covid-19 Pfizher dan Moderna

Whats New
Antisipasi Wabah DBD selama Pandemi, Enesis Grup Berikan Bantuan untuk Masyarakat Jawa Barat

Antisipasi Wabah DBD selama Pandemi, Enesis Grup Berikan Bantuan untuk Masyarakat Jawa Barat

Rilis
Survei Kemnaker: 88 Persen Perusahaan Terdampak Pandemi Covid-19

Survei Kemnaker: 88 Persen Perusahaan Terdampak Pandemi Covid-19

Whats New
Bantu Pulihkan Ekonomi, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Bantu Pulihkan Ekonomi, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Whats New
Erick Thohir Sebut Ada Kelompok Masyarakat yang Menolak Divaksin Covid-19

Erick Thohir Sebut Ada Kelompok Masyarakat yang Menolak Divaksin Covid-19

Whats New
Erick Thohir: UU Cipta Kerja Lahir untuk Dobrak Stagnasi Perekonomian RI

Erick Thohir: UU Cipta Kerja Lahir untuk Dobrak Stagnasi Perekonomian RI

Whats New
Saat Pandemi, Suntikan Dana ke Sektor Digital RI Capai 2,8 Miliar Dollar AS

Saat Pandemi, Suntikan Dana ke Sektor Digital RI Capai 2,8 Miliar Dollar AS

Whats New
Erick Thohir: 2,56 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi Covid-19

Erick Thohir: 2,56 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi Covid-19

Whats New
Pemerintah Kantongi Rp 10 Triliun Hasil Lelang Sukuk Negara

Pemerintah Kantongi Rp 10 Triliun Hasil Lelang Sukuk Negara

Whats New
LPS Optimistis Tidak Ada Bank Gagal Sistemik Selama Covid-19

LPS Optimistis Tidak Ada Bank Gagal Sistemik Selama Covid-19

Whats New
Tokopedia Catat Pembelian Asuransi Gadget Naik 70 Kali Lipat dalam 2 Tahun

Tokopedia Catat Pembelian Asuransi Gadget Naik 70 Kali Lipat dalam 2 Tahun

Whats New
Erick Thohir Minta Masyarakat Mampu Bayar Vaksin Covid-19 Sendiri

Erick Thohir Minta Masyarakat Mampu Bayar Vaksin Covid-19 Sendiri

Whats New
Menkop UKM: Banyak Penerima Program Bansos yang Naik Kelas Jadi Usaha Mikro

Menkop UKM: Banyak Penerima Program Bansos yang Naik Kelas Jadi Usaha Mikro

Rilis
Kemendag: Masyarakat RI Beli Gula Lebih Mahal Dibanding Konsumen Global

Kemendag: Masyarakat RI Beli Gula Lebih Mahal Dibanding Konsumen Global

Whats New
Bos OJK Kurang Puas dengan Penurunan Bunga Kredit Bank

Bos OJK Kurang Puas dengan Penurunan Bunga Kredit Bank

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X