Melantai di Bursa, Saham Perusahaan Logistik Ini Langsung Melonjak 49,5 Persen

Kompas.com - 01/07/2019, 11:06 WIB
PT Krida Jaringan Nusantara meencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia, Senin (1/7/2019). AMBARANIE NADIA KEMALAPT Krida Jaringan Nusantara meencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia, Senin (1/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Krida Jaringan Nusantara Tbk, perusahaan yang bergerak di bisnis pengiriman paket dan logistik mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia dengan kode"KJEN". Krida menjadi emiten ke-18 yang masuk listing selama tahun 2019.

Perusahaan yang telah beroperasi selama 21 tahun itu mengawali bisnisnya dengan jasa pengiriman dokumen dengan konsep BZB. Seiring perkembangan pasar, KJN mengembangkan usahanya mulai dari jasa pengiriman paket hingga jasa pindahan.

Pada pembukaan perdagangan Senin (1/7/2019), saham KJEN langsung menempati posisi pertama daftar emiten dengan kenaikan tertinggi. Sahamnya melonjak 49,5 persen, menyalip POLU yang dalam beberapa hari belakangan menempati posisi teratas. Harga sahamnya pun naik dari Rp 202 persaham menjadi Rp 302 per saham.

Baca juga: Ada 7 Calon Emiten Antre untuk Melantai di Bursa

Direktur Utama PT KJN Dewi mengatakan, pencatatan saham di BEI menjadi momen penting bagi mereka yang mengawali usaha sebagai usaha mikro. Ia menambahkan, perkembangan infrastruktur dan peningkatan pasar e-commerce memberikan kontribusi besar pada industri jasa pengiriman.

"Sehingga kamimpercaya diri melangkah ke lantai bursa melakukannoenawaran umum dan dapat dana segar dari investor untuk modal usaha kami," kata Dewi di Main Hall BEI, Jakarta, Senin pagi.

Masa penawaran umum telah dilakukan pada tanggal 21-24 Juni 2019 dengan harga penawaran Rp 202 perlembar. Sehingga Perseroan akan memperoleh dana sebesar Rp 30,3 miliar. Ternyata, selama masa penawaran, PT KJN mendapat respons positif dari pasar sehingga terjadi oversubscribed sebanyak 4,58 kali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dana hasil IPO akan digunakan sebagai modal untuk membuka outlet baru. Hingga 2020, KJN menargetkan 1.000 outlet yang akan dikerjasamakan dengan konsep kemitraan yang didukung oleh jaringan infrastruktur logistik dan backend teknologi informasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perdagangan Internasional: Definisi Ekspor Impor dan Faktor Pendorong

Perdagangan Internasional: Definisi Ekspor Impor dan Faktor Pendorong

Whats New
50 Tahun Menikah, Luhut Beberkan Tips Pernikahan Awet

50 Tahun Menikah, Luhut Beberkan Tips Pernikahan Awet

Whats New
Ketika Mata Uang China Laris Manis dan Resmi Berlaku di Era Majapahit

Ketika Mata Uang China Laris Manis dan Resmi Berlaku di Era Majapahit

Whats New
BNI Smart City Hadir di Surakarta, Apa Saja yang Ditawarkan?

BNI Smart City Hadir di Surakarta, Apa Saja yang Ditawarkan?

Rilis
Menhub Minta Layanan di Pelabuhan Tanjung Priok Dipercepat, Ini Caranya

Menhub Minta Layanan di Pelabuhan Tanjung Priok Dipercepat, Ini Caranya

Whats New
Di Kompasianival 2021 Gita Wirjawan Berikan Catatan agar Ekonomi dan UMKM Membaik

Di Kompasianival 2021 Gita Wirjawan Berikan Catatan agar Ekonomi dan UMKM Membaik

Rilis
Kapal KM Bandar Lestari Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Ini Penjelasan Kemenhub

Kapal KM Bandar Lestari Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Ini Penjelasan Kemenhub

Whats New
Anak Usaha Krakatau Steel Ingin Perluas Usaha ke Kawasan Industri Medan

Anak Usaha Krakatau Steel Ingin Perluas Usaha ke Kawasan Industri Medan

Rilis
Bertemu dengan Dubes Hungaria, Sandiaga Uno Bahas Peluang Kerja Sama Sektor Perfilman

Bertemu dengan Dubes Hungaria, Sandiaga Uno Bahas Peluang Kerja Sama Sektor Perfilman

Rilis
Maman Suherman dan 'Mice' Ceritakan Kebahagiaan saat Kolaborasi 'Bahagia Bersama' di Kompasianival 2021

Maman Suherman dan "Mice" Ceritakan Kebahagiaan saat Kolaborasi "Bahagia Bersama" di Kompasianival 2021

Rilis
Perkuat Aksi Iklim, RI dan Korea Selatan Perluas Kerja Sama

Perkuat Aksi Iklim, RI dan Korea Selatan Perluas Kerja Sama

Rilis
Mengapa Negara Singapura Lebih Berfokus pada Perdagangan dan Industri?

Mengapa Negara Singapura Lebih Berfokus pada Perdagangan dan Industri?

Whats New
Dampak Negatif Perdagangan Internasional dan Langkah Mengatasinya

Dampak Negatif Perdagangan Internasional dan Langkah Mengatasinya

Whats New
Bagaimana Aturan dan Cara Menghitung Gaji Part Time?

Bagaimana Aturan dan Cara Menghitung Gaji Part Time?

Work Smart
Kemenaker Sebut Sistem Pengupahan yang Baik Bisa Dongkrak Produktivitas Dunia Usaha

Kemenaker Sebut Sistem Pengupahan yang Baik Bisa Dongkrak Produktivitas Dunia Usaha

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.