Visa: Belum Ada Dampak Penurunan akibat GPN

Kompas.com - 03/07/2019, 23:11 WIB
Ilustrasi GPN KOMPAS/DIDIE SW/CANVA/KOMPAS.com/PALUPI ANNISA AULIANI/BANK INDONESIAIlustrasi GPN

JAKARTA, KOMPAS.com - Posisi PT Visa Worldwide Indonesia sebagai perusahaan pembayaran digital secara tak langsung terpengaruh dengan diterapkannya Gerbang Pembayaran Nasional ( GPN) oleh pemerintah.

Sebelum ada GPN, transaksi yang ada di dalam negeri harus di-routing di luar negeri, yang mana selama ini dilakukan Visa dan Mastercard. Dengan adanya GPN,  seluruh transaksi debit yang dilakukan di Indonesia akan diproses di dalam negeri sehingga bisa menghemat biaya yang selama ini dibebankan ke nasabah.

Meski begitu, Presiden Direktur Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman mengatakan, implementasi GPN hingga saat ini belum menggerus Visa secara keseluruhan.

"Untuk saat ini kita belum lihat ada penurunan maupun impact dari GPN," ujar Riko di Jakarta, Rabu (3/7/2019).

Baca juga: Ada GPN, 2 Perusahaan AS Ini Berpotensi Kehilangan Rp 5,7 Triliun

Riko mengatakan, Visa dan GPN memiliki "jalan" berbeda meski sama-sama berperan dalam pembayaran digital. Kartu GPN kata dia, hanya dipakai untuk domestik.

Sementara kartu Visa selain bisa digunakan di dalam negeri, juga bisa untuk bertransaksi di luar negeri. Karena ini lah transaksi maupun penggunaan Visa masih tumbuh positif, tak tergerus keberadaan GPN. Bahkan, inovasi terus Visa kembangkan untuk memberikan pelayanan transaksi yang nyaman bagi nasabah, seperti pembayaran nirkontak yang masih digodok.

Apalagi pengguna kartu kredit di Indonesia masih sangat sedikit sehingga kesempatan Visa menggaet nasabah baru juga semakin besar.

"Kita lihat kuenya besar sekali. Jadi dengan ada kompetisi banyak players, saya rasa kuenya cukup buat setiap pelaku," kata Riko.

GPN adalah suatu sistem yang menghubungkan berbagai pembayaran elektronik atau transaksi non tunai pada semua instrumen bank dalam satu sistem pembayaran.

Masyarakat tidak perlu lagi mencari mesin EDC dari bank yang sama dengan kartu yang dimiliki karena semua kartu yang berlogo GPN dapat digunakan pada seluruh mesin EDC di Indonesia.

GPN merupakan program yang dinisiasi oleh Bank Indonesia dan secara resmi telah diluncurkan pada 4 Desember 2017 lalu. Setelah peluncuran GPN, seluruh transaksi debit yang dilakukan di Indonesia akan diproses di dalam negeri meski di kartu debit bank tertulis Visa dan Mastercard.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X